Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Manufaktur asal Tiongkok, Huawei, buka peluang kerja sama mengembangkan ekosistem mobil listrik di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Masa depan mobil listrik di Indonesia dianggap cerah oleh sejumlah manufaktur asal China, tidak terkecuali Huawei. Sebelumnya merek itu turut hadir dalam perhelatan Periklindo EV (Electric Vehicle) Conference di Bali belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut Huawei buka peluang kerja sama guna mengembangkan fasilitas pengisian daya atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di Indonesia.
Pihak Huawei mengungkapkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di RI memang masih dalam tahap awal, namun diprediksi bakal tumbuh pesar di masa mendatang dan mengejar pertumbuhan EV secara global.
Pertumbuhan kendaraan listrik tentu akan paralel dengan kenaikan permintaan infrastruktur pengisian daya sebesar delapan kali lipat.
Sehingga persiapan stasiun pengisian daya buat mengakomodir kebutuhan itu perlu mulai dikembangkan. Calon konsumen juga diyakini lebih percaya diri apabila mobil listrik didukung infrastruktur memadai.
“Indonesia perlu segera memulai pengembangan jaringan pengisian daya berkuatlias tinggi secara masif untuk mempercepat penetrasi kendaraan listrik baru (NEV/New Energy Vehicle) serta memperkuat industri dan ekosistem lokal,” ucap Jin Song, CEO Digital Power, PT Huawei Tech Investment dalam siaran resmi dikutip Minggu (15/9).
Ia menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk produsen mobil. Harapannya bisa membangun ekosistem mobil listrik yang lebih matang dan sediakan SPKLU berkualitas tinggi di RI.
“Huawei akan terus meningkatkan investasi dalam bidang R&D dan teknologi serta membangun solusi jaringan pengisian daya yang dapat diandalkan para pemilik mobil, dipercaya operator dan ramah terhadap jaringan listrik,” tegas Jin Song.
Sebagai informasi Huawei jadi salah satu merek China yang produknya akan segera mengaspal di Indonesia di bawah nama Seres.
Dua model itu adalah Huawei Aito M7 dan Aito M9, hasil kerja sama Seres Group dan Huawei. Aito M9 sempat dihadirkan di GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) sebagai mobil konsep.
Aito M7 dan M9 akan menambah lagi portfolio SUV (Sport Utilit Vehicle) bertenaga listrik di Indonesia, salah satu segmen favorit pabrikan otomotif karena peminatnya banyak.
Saat ini Seres baru memasarkan satu model mobil listrik yaitu Seres E1 dengan banderol mulai Rp 189 jutaan. Pesaing Wuling Air ev ini tersedia dalam dua tipe yakni B-Type dan L-Type.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti