Penjualan Mobil Listrik Global Merayap, di China Justru Meroket

China digadang jadi negara pertama yang penjualan mobil listrik per bulannya berhasil tembus 1 juta unit

Penjualan Mobil Listrik Global Merayap, di China Justru Meroket

KatadataOTO – Penjualan mobil listrik secara global masih berusaha merayap naik. Namun China justru merajai dan menjadi negara pertama dengan penjualan EV (Electric Vehicle) tembus 1 juta unit dalam satu bulan.

Berdasarkan data dari Rho Motion, pada Agustus 2024 penjualan mobil listrik di China naik 70.000 unit dari rekor tertinggi sebelumnya di Desember 2023.

“Kami perkirakan pencapaian ini masih bisa terjadi lagi sebelum akhir 2024 mengingat biasanya penjualan justru naik menjelang akhir tahun,” kata Charles Lester, Dana Manager Rho Motion dikutip dari Electric Cars Report, Sabtu (14/9).

Secara keseluruhan penjualan mobil listrik di China bertumbuh 33 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan di Eropa malah merayap karena berbagai faktor.

Wall charger BYD M6
Photo : KatadataOTO

Pertumbuhan permintaan mobil listrik global diprediksi masih akan terus naik. Sepanjang 2024 totalnya ada 9,8 juta BEV (Battery Electric Vehicle) terjual, 

Persentasenya 6 juta disumbangkan oleh China, 1,1 juta dari Amerika Serikat dan Kanada sementara 1,9 juta di Uni Eropa dan Inggris.

Masih akan ada banyak hal yang dapat mempengaruhi penjualan mobil listrik terkhusus di AS. Mengingat sebentar lagi bakal ada pemilihan presiden dengan kebijakan-kebijakan baru.

Penjualan Mobil Bensin di China Turun

Dilansir dari Carscoops, data CPCA (China Passenger Car Association) ungkap penjualan mobil bensin turun 1,1 persen dengan jumlah 1,92 jutaan.

Sementara buat mobil ramah lingkungan termasuk PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) banyak ditolong insentif dari pemerintah.

Ini dikarenakan pemerintah memberikan subsidi 20.000 yuan (Rp 43,4 jutaan) buat masyarakat jika menukarkan mobil bensinnya jadi kendaraan listrik.

Apabila konsumen belum siap beralih ke BEV bisa tukar dengan kendaraan yang memiliki kapasitas mesin lebih rendah, subsidinya sebesar 15.000 yuan (Rp 32,5 jutaan).

Mobil Listrik China di Indonesia

BYD Atto 3
Photo : Istimewa

Banyak merek baru hadir tahun ini, seperti BYD (Build Your Dreams) yang saat ini memboyong Dolphin, Atto 3, Seal dan MPV (Multi Purpose Vehicle) M6.

Mobil listrik China cukup diminati konsumen, terlihat dari tingginya penjualan BYD Seal yang tembus 1.251 unit di Agustus 2024.

Dua mobil BYD bahkan masuk dalam jajaran 20 mobil terlaris di RI yakni Seal dan Atto 3. Sisanya masih didominasi oleh mobil konvensional dengan Daihatsu Sigra memimpin di 4.905 unit disusul Toyota Avanza 4.798 unit.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada