Enduro Service Hadir di SPBU Pertamina Daan Mogot, Ini Layanannya
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Hasil uji lab yang dilakukan oleh Pertamina bersama LAPI dan Lemigas menyatakan Pertamax sesuai ketentuan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) akhirnya mengumumkan hasil tes lab dari Pertamax yang diduga merusak mesin sejumlah kendaraan roda empat di Cibinong, Jawa Barat.
Menurut perusahaan pelat merah satu ini, BBM (Bahan Bakar Minyak) mereka telah sesuai standar kualitas ditentukan.
“Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) ITB. Dinyatakan bahwa penyebab kerusakan bukan dari BBM Pertamax,” ucap Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina di Antara, Senin (2/12).
Fadjar menjelaskan bahwa pengujian turut dilakukan oleh Lemigas Kementerian ESDM di sejumlah SPBU di wilayah Cibinong, Jawa Barat.
Hasilnya Pertamax diniagakan Pertamina juga telah sesuai standar maupun spesifikasi ditentukan serta dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas bagi pengendara,” lanjut Fadjar.
Pernyataan serupa turut dilontarkan oleh Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Dia menjelaskan bahwa pihaknya merespon cepat aduan masyarakat.
Sehingga mereka turut menggandeng LAPI ITB guna memeriksa sampel BBM dari kendaraan roda empat yang dilaporkan terkendala pada bagian mesin.
Selanjutnya mobil-mobil tersebut dibawa ke Lemigas dan juga LAPI. Sehingga dicari tahu apa akar masalahnya.
“Hasil uji laboratorium dari Lemigas menyatakan bahwa produk Pertamax On Spec sesuai ketentuen Ditjen Migas,” kata Heppy.
Sebagai informasi, sebelumnya disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Mendengar aduan tersebut, Pertamina bergerak cepat menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 20:00 WIB
20 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 11:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat