Kuota Impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo bakal Segera Ditetapkan
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Hasil uji lab yang dilakukan oleh Pertamina bersama LAPI dan Lemigas menyatakan Pertamax sesuai ketentuan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) akhirnya mengumumkan hasil tes lab dari Pertamax yang diduga merusak mesin sejumlah kendaraan roda empat di Cibinong, Jawa Barat.
Menurut perusahaan pelat merah satu ini, BBM (Bahan Bakar Minyak) mereka telah sesuai standar kualitas ditentukan.
“Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) ITB. Dinyatakan bahwa penyebab kerusakan bukan dari BBM Pertamax,” ucap Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina di Antara, Senin (2/12).
Fadjar menjelaskan bahwa pengujian turut dilakukan oleh Lemigas Kementerian ESDM di sejumlah SPBU di wilayah Cibinong, Jawa Barat.
Hasilnya Pertamax diniagakan Pertamina juga telah sesuai standar maupun spesifikasi ditentukan serta dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas bagi pengendara,” lanjut Fadjar.
Pernyataan serupa turut dilontarkan oleh Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Dia menjelaskan bahwa pihaknya merespon cepat aduan masyarakat.
Sehingga mereka turut menggandeng LAPI ITB guna memeriksa sampel BBM dari kendaraan roda empat yang dilaporkan terkendala pada bagian mesin.
Selanjutnya mobil-mobil tersebut dibawa ke Lemigas dan juga LAPI. Sehingga dicari tahu apa akar masalahnya.
“Hasil uji laboratorium dari Lemigas menyatakan bahwa produk Pertamax On Spec sesuai ketentuen Ditjen Migas,” kata Heppy.
Sebagai informasi, sebelumnya disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Mendengar aduan tersebut, Pertamina bergerak cepat menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 11:00 WIB
08 Desember 2025, 14:00 WIB
06 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 20:00 WIB
01 Desember 2025, 10:25 WIB
Terkini
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat
13 Desember 2025, 17:41 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung digelar di Sulawesi Utara, berbagai komunitas otomotif ikut meramaikan
13 Desember 2025, 13:00 WIB
Ducati Indonesia menyiapkan program potongan harga di penghujung 2025, nominalnya tembus Rp 200 juta
13 Desember 2025, 11:00 WIB
Cicido hadir menawarkan aksesoris untuk meningkatkan kenyamanan berkendara saat libur Natal dan tahun baru 2025