Perang Iran Buat Ekspor Mobil Cina Melonjak, EV Jadi Pilihan
13 April 2026, 11:00 WIB
Hasil uji lab yang dilakukan oleh Pertamina bersama LAPI dan Lemigas menyatakan Pertamax sesuai ketentuan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) akhirnya mengumumkan hasil tes lab dari Pertamax yang diduga merusak mesin sejumlah kendaraan roda empat di Cibinong, Jawa Barat.
Menurut perusahaan pelat merah satu ini, BBM (Bahan Bakar Minyak) mereka telah sesuai standar kualitas ditentukan.
“Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) ITB. Dinyatakan bahwa penyebab kerusakan bukan dari BBM Pertamax,” ucap Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina di Antara, Senin (2/12).
Fadjar menjelaskan bahwa pengujian turut dilakukan oleh Lemigas Kementerian ESDM di sejumlah SPBU di wilayah Cibinong, Jawa Barat.
Hasilnya Pertamax diniagakan Pertamina juga telah sesuai standar maupun spesifikasi ditentukan serta dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas bagi pengendara,” lanjut Fadjar.
Pernyataan serupa turut dilontarkan oleh Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Dia menjelaskan bahwa pihaknya merespon cepat aduan masyarakat.
Sehingga mereka turut menggandeng LAPI ITB guna memeriksa sampel BBM dari kendaraan roda empat yang dilaporkan terkendala pada bagian mesin.
Selanjutnya mobil-mobil tersebut dibawa ke Lemigas dan juga LAPI. Sehingga dicari tahu apa akar masalahnya.
“Hasil uji laboratorium dari Lemigas menyatakan bahwa produk Pertamax On Spec sesuai ketentuen Ditjen Migas,” kata Heppy.
Sebagai informasi, sebelumnya disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Mendengar aduan tersebut, Pertamina bergerak cepat menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 April 2026, 11:00 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 April 2026, 07:55 WIB
Mobil sebelum mengalami kerusakan biasanya menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu sehingga bisa diantisipasi
15 April 2026, 06:16 WIB
Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 April 2026, 06:14 WIB
SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota
15 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan
14 April 2026, 19:30 WIB
Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026
14 April 2026, 16:40 WIB
Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan
14 April 2026, 13:00 WIB
Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit