Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025
01 April 2025, 18:19 WIB
Hasil uji lab yang dilakukan oleh Pertamina bersama LAPI dan Lemigas menyatakan Pertamax sesuai ketentuan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) akhirnya mengumumkan hasil tes lab dari Pertamax yang diduga merusak mesin sejumlah kendaraan roda empat di Cibinong, Jawa Barat.
Menurut perusahaan pelat merah satu ini, BBM (Bahan Bakar Minyak) mereka telah sesuai standar kualitas ditentukan.
“Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) ITB. Dinyatakan bahwa penyebab kerusakan bukan dari BBM Pertamax,” ucap Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina di Antara, Senin (2/12).
Fadjar menjelaskan bahwa pengujian turut dilakukan oleh Lemigas Kementerian ESDM di sejumlah SPBU di wilayah Cibinong, Jawa Barat.
Hasilnya Pertamax diniagakan Pertamina juga telah sesuai standar maupun spesifikasi ditentukan serta dinyatakan aman untuk digunakan masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas bagi pengendara,” lanjut Fadjar.
Pernyataan serupa turut dilontarkan oleh Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga. Dia menjelaskan bahwa pihaknya merespon cepat aduan masyarakat.
Sehingga mereka turut menggandeng LAPI ITB guna memeriksa sampel BBM dari kendaraan roda empat yang dilaporkan terkendala pada bagian mesin.
Selanjutnya mobil-mobil tersebut dibawa ke Lemigas dan juga LAPI. Sehingga dicari tahu apa akar masalahnya.
“Hasil uji laboratorium dari Lemigas menyatakan bahwa produk Pertamax On Spec sesuai ketentuen Ditjen Migas,” kata Heppy.
Sebagai informasi, sebelumnya disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Mendengar aduan tersebut, Pertamina bergerak cepat menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2025, 18:19 WIB
30 Maret 2025, 12:00 WIB
10 Maret 2025, 19:08 WIB
08 Maret 2025, 09:33 WIB
06 Maret 2025, 14:00 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada