Nikuba Aryanto Misel Dijual Rp15 Miliar, Pernah Dibantai Habis
11 Juli 2023, 17:11 WIB
Nikuba milik Aryanto Misel bakal diproduksi massal, guna mendapatkannya cukup menyiapkan uang Rp6 juta
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Belum habis pembahasaan mengenai Nikuba milik Aryanto Misel. Kini alat pengubah air menjadi Hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan bakal diproduksi massal.
Bahkan PT Nikuba Hidrogen Nusantara telah mematok harga Nikuba. Anda dapat membeli di angka Rp6 jutaan saja per unitnya.
Narliswandi Piliang selaku Chief Executive Officer PT Nikuba Hidrogen Nusantara menuturkan bahwa alat buatan warga Cirebon tersebut sudah siap dijual bebas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dalam waktu dekat.
“Harga pokok penjualan Rp2.9 juta jika produksi 10 ribu unit dan harga jualnya Rp6 juta atau juga kelak bisa ditekan lagi,” ujar Iwan di Katadata, Rabu (5/7).
Kendati demikian, Nikuba milik Aryanto Misel belum dijual bebas. Baru diuji coba di motor Babinsa Kodam III Siliwangi.
“Sementara sekarang masih dipasang di motor trail Aviar milik Kodam III sebanyak 10 unit, tokcer hingga kini,” tegasnya.
Lebih jauh Iwan mengaku kalau pihaknya tengah menjalani proses daftar paten yang menyangkut hal teknologi ke badan paten dunia. Dia juga menuturkan kalau masih mencari investor.
Hal itu guna mendanai produksi Nikuba milik Aryanto Misel. Pasalnya mereka akan memproduksi sekitar 10 ribu unit.
“On process paten tentu hak penemu, personal Pak Aryanto. Sementara ini akses permodalan dan pembiayaan belum dapat,” pungkasnya.
Sebagai informasi Nikuba adalah akronim dari ‘Niku Banyu’ atau ‘Ini Air’. Alat tersebut dibuat oleh Aryanto beberapa waktu lalu.
Nikuba merupakan alat berbentuk kotak seukuran bola voli. Di dalamnya ada semacam katalis berfungsi memisahkan antara Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) yang terkandung di dalam air (H2O) melalui proses elektrolisis.
Pemisahan Hidrogen serta Oksigen di dalam air akan menciptakan reaksi anoda juga katoda.
Nantinya Hidrogen yang dihasilkan kemudian dialirkan ke ruang pembakaran kendaraan bermotor sebagai bahan bakar.
Sementara Oksigennya kembali dielektrolisis menjadi Hidrogen dan dialirkan lagi ke ruang pembakaran kendaraan bermotor.
Namun air yang digunakan tidak boleh sembarangan. Sebab harus bebas dari kandungan logam berat.
Sebelumnya Nikuba milik Aryanto Misel juga sempat dilirik oleh dua pabrikan raksasa Italia, yakni Ferrari dan Lamborghini.
Bahkan kedua brand tersebut sempat survei langsung ke Cirebon. Kemudian mereka mengundang Aryanto buat presentasi langsung di Milan pada 18 Juni 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2023, 17:11 WIB
04 Juli 2023, 20:59 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026