Meski Sedikit, Polytron Akui Ada Baterai Motor Listrik Rusak
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Diisukan berlanjut di era Presiden RI Prabowo Subianto, ini harapan Aismoli soal subsidi motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah belum memberikan kepastian soal kelanjutan subsidi motor listrik hingga saat ini. Namun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan bahwa insentif jadi salah satu prioritas bahasan dengan pihak-pihak terkait.
Melihat hal tersebut, Aismoli (Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia) berharap subsidi motor listrik masih bisa dilanjutkan di era pemerintahan Prabowo Subianto.
“Skema dan sebagainya yang sedang dirumuskan lebih jauh. Kalau kita sih berharap itu diteruskan ya,” kata Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (5/11).
Memang masih perlu stimulan agar bisa menarik masyarakat membeli kendaraan listrik. Ia ingin insentif terus diberikan sehingga penyerapan pasar dapat meningkat.
Skema subsidi motor listrik berlaku saat ini adalah berupa diskon atau potongan harga sebesar Rp 7 juta, berlaku untuk model rakitan dalam negeri dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.
Di masa mendatang, Aismoli menilai potongan harga Rp 7 juta masih menjadi skema yang tepat. Namun prosedurnya diharapkan lebih sederhana.
“Dari proses kita pesan motor listrik, kemudian proses pembayaran dari pemerintah kepada APM (Agen Pemegang Merek) atau diler itu cepat, supaya Cash Flow-nya juga cepat,” lanjut Budi.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan ada insentif prioritas, bakal diusulkan ke pemerintah di masa mendatang. Ini termasuk PPN DTP (Pajak Penjualan Ditanggung Pemerintah) untuk kendaraan listrik.
“Bapak Presiden ingin agar Quick Wins dalam First Quarter tahun depan bisa dijaga. Itu mungkin beberapa hal yang perlu diperhatikan,” ucap Menko Airlangga dalam siaran resmi, dikutip Selasa (4/11).
Ia menegaskan bahwa PPN DTP merupakan komponen yang sangat diperlukan kelas menengah, karena kendaraan banyak dipakai buat mobilitas masyarakat.
Sebagai informasi, per 6 November 2024 terlihat pada laman SISAPIRa sudah tidak ada lagi alokasi anggaran tersedia di tahun ini dan belum ada wacana penambahan sejauh ini.
Secara keseluruhan unit kendaraan motor subsidi yang sudah diterima masyarakat mencapai 60.724 unit, naik pesat dibandingkan 2023 sebanyak 11.532 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 08:00 WIB
12 Desember 2025, 07:00 WIB
27 November 2025, 17:00 WIB
27 November 2025, 13:00 WIB
26 November 2025, 19:19 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung
12 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih terbuka di lima tempat sekitar Ibu Kota menjelang akhir pekan, jangan terlewat