Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Diisukan berlanjut di era Presiden RI Prabowo Subianto, ini harapan Aismoli soal subsidi motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah belum memberikan kepastian soal kelanjutan subsidi motor listrik hingga saat ini. Namun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan bahwa insentif jadi salah satu prioritas bahasan dengan pihak-pihak terkait.
Melihat hal tersebut, Aismoli (Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia) berharap subsidi motor listrik masih bisa dilanjutkan di era pemerintahan Prabowo Subianto.
“Skema dan sebagainya yang sedang dirumuskan lebih jauh. Kalau kita sih berharap itu diteruskan ya,” kata Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (5/11).
Memang masih perlu stimulan agar bisa menarik masyarakat membeli kendaraan listrik. Ia ingin insentif terus diberikan sehingga penyerapan pasar dapat meningkat.
Skema subsidi motor listrik berlaku saat ini adalah berupa diskon atau potongan harga sebesar Rp 7 juta, berlaku untuk model rakitan dalam negeri dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.
Di masa mendatang, Aismoli menilai potongan harga Rp 7 juta masih menjadi skema yang tepat. Namun prosedurnya diharapkan lebih sederhana.
“Dari proses kita pesan motor listrik, kemudian proses pembayaran dari pemerintah kepada APM (Agen Pemegang Merek) atau diler itu cepat, supaya Cash Flow-nya juga cepat,” lanjut Budi.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan ada insentif prioritas, bakal diusulkan ke pemerintah di masa mendatang. Ini termasuk PPN DTP (Pajak Penjualan Ditanggung Pemerintah) untuk kendaraan listrik.
“Bapak Presiden ingin agar Quick Wins dalam First Quarter tahun depan bisa dijaga. Itu mungkin beberapa hal yang perlu diperhatikan,” ucap Menko Airlangga dalam siaran resmi, dikutip Selasa (4/11).
Ia menegaskan bahwa PPN DTP merupakan komponen yang sangat diperlukan kelas menengah, karena kendaraan banyak dipakai buat mobilitas masyarakat.
Sebagai informasi, per 6 November 2024 terlihat pada laman SISAPIRa sudah tidak ada lagi alokasi anggaran tersedia di tahun ini dan belum ada wacana penambahan sejauh ini.
Secara keseluruhan unit kendaraan motor subsidi yang sudah diterima masyarakat mencapai 60.724 unit, naik pesat dibandingkan 2023 sebanyak 11.532 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung