GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Momentum Pamerkan Inovasi Kendaraan

Agus Gumiwang, Menperin resmi membuka GIIAS 2026, pameran ini diharapkan mampu menggairahkan pasar otomotif

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Momentum Pamerkan Inovasi Kendaraan
Satrio Adhy

KatadataOTO – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi dibuka di ICE BSD, Tangerang pada Kamis (30/07).

Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, dibuka langsung oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin).

“GIIAS memuat masa depan mobilitas Indonesia yang ditawarkan lebih dahulu sebelum benar-benar hadir di jalan-jalan Indonesia,” ungkap Agus di GIIAS 2026.

Agus menilai, GIIAS 2026 merupakan panggung bagi para pabrikan untuk saling memamerkan inovasi kepada konsumen di Indonesia.

giias 2026
Photo: KatadataOTO

Sehingga mampu menjadi gambaran masa depan, industri otomotif Indonesia yang semakin maju.

Hal senada turut disampaikan oleh Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo. Ia mengatakan GIIAS 2026 menjadi pameran terbesar yang pernah mereka gelar.

“Sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di dunia di luar China,” kata Putu.

Putu menjabarkan bahwa pada tahun ini ada 65 peserta turut ambil bagian. Mulai dari merek mobil, motor hingga industri penunjang.

Sehingga banyak produk otomotif yang bisa dimiliki, oleh para pengunjung ICE BSD, Tangerang.

“Selain menjadi panggung peluncuran produk dan teknologi terbaru karya anak bangsa, GIIAS 2026 juga menghadirkan sarana edukasi melalui Gaikindo International Automotive Conference (GIAC),” tegas Putu.

Sebagai informasi, secara keseluruhan ada 10 merek otomotif baru yang akan bergabung di GIIAS 2026.

Ini mencakup merek kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, sampai merek kendaraan komersial atau niaga.

Secara keseluruhan ada 43 merek mobil tergabung dalam GIIAS 2026. Beberapa di antaranya baru pertama kali mengikuti GIIAS.

Merek Tiongkok seperti Leapmotor melakoni debutnya di GIIAS 2026 dengan menghadirkan mobil listrik B10.

Kemudian merek SAG yang berada dalam satu naungan dengan Aletra, turut meramaikan segmen kendaraan komersial.

GIIAS 2026 pun diharapkan mampu menggairahkan pasar otomotif. Mengingat ada banyak pengganjal laju kinerja industri satu ini.

giias 2026
Photo: KatadataOTO

Seperti melemahnya nilai tukar rupiah, mahalnya harga BBM, situasi geopolitik yang tak menentu sampai harga bahan baku kian mahal.

Membuat para pabrikan mobil maupun motor, harus bekerja ekstra keras demi mendongkrak penjualan.

Oleh sebab itu, GIIAS 2026 menjadi salah satu momentum untuk menggugah para konsumen agar berbelanja.


Terkini

mobil
chery J6T CSH

Chery Group Percaya Diri Bakal Lebih Sukses di Indonesia

Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif

mobil
BYD

Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris

Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh