GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD Racco terus menjadi pusat perhatian. Setelah dijual di Jepang, mobil listrik kecil ini resmi mengaspal di Sri Lanka.
Melansir Carnewschina pada Minggu (18/10), Sri Lanka negara setir kanan pertama yang menjadi pasar bagi BYD Racco di luar Jepang.
Di sana, kendaraan listrik (EV) satu ini dipasarkan kepada konsumen dengan harga 11,4 juta rupee Sri Lanka atau sekitar Rp 625 juta.
“Petinggi BYD Sri Lanka menekankan bahwa itu (harga) adalah harga perkenalan yang berlaku hingga 9 November,” tulis laporan media asal Tiongkok tersebut.
Dengan demikian, banderol di atas berpotensi menjadi jauh lebih mahal setelah masa promosi berakhir pada bulan depan.
Namun perlu diketahui, harga mobil-mobil di Sri Lanka memang terbilang cukup mahal karena adanya bea masuk dan pajak impor.
“BYD Racco tampaknya memiliki harga yang wajar, mengingat kondisi pasar setempat,” lanjut mereka.
Bila membahas spesifikasi BYD Racco, mobil listrik ini membawa baterai berkapasitas 22,4 kwh.
Penampung daya tersebut dapat membawa kendaraan itu melaju sejauh 210 km, dalam satu kali pengisian daya berdasarkan pengujian WLTC.
Untuk varian tertinggi, tersedia baterai berkapasitas 35,8 kWh yang mampu menawarkan daya jelajah hingga 320 km.
Sejumlah fitur kekinian disematkan pada kei car BYD satu ini, seperti pintu geser elektrik, kunci smartphone NFC, V2L, layar sentuh berukuran 10,1 inci, kursi depan berpemanas hingga enam airbag.
Di sisi lain, BYD Motor Indonesia memberikan sinyal untuk menghadirkan kei car elektrik mereka kepada konsumen Tanah Air.
"Sementara kita masih olah dan analisa terus demand dan feedback yang ada. Kita memang memanfaatkan beberapa survei langsung ke masyarakat, kira-kira tertarik tidak dengan tipe kei car seperti ini," kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, mobil listrik berukuran kecil juga terbukti laris di Indonesia. Ambil contoh Wuling Air ev, Aira ev hingga BYD Atto 1.
Lebih jauh Luther mengungkapkan bahwa tahapan berikutnya adalah mengukur permintaan serta melihat bagaimana persaingan BYD Racco bila di bawa ke Indonesia.
“Mudah-mudah dalam waktu dekat. Bila hasilnya positif, bukan tidak mungkin kita bawa ke Indonesia,” ucap Luther.
Sangat patut ditunggu bagaimana nasib BYD Racco di pasar Indonesia dan berapa harga yang akan ditawarkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit