Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Banyaknya world premiere atau debut dunia di GIIAS 2023 dorong ekspor mobil tahun ini lebih banyak lagi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Industri otomotif jadi salah satu bidang yang dikatakan paling cepat pulih pasca hantaman pandemi di 2020. Hal ini terbukti dari meningkatnya penjualan bahkan dibandingkan periode sama sebelum pandemi.
Tidak hanya itu angka ekspor juga mengalami kenaikan tahun ini. Sebelumnya pernah disampaikan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Pada empat bulan pertama 2023 setidaknya ada 166.000 unit kendaraan roda empat diekspor berstatus CBU (completely built up), meningkat 26 persen di periode sama tahun lalu di angka 131.000 unit.
Nilai ekspor CBU sendiri dari Januari sampai April mencapai US$2.06 miliar, naik 27.9 persen dibanding 2022 sebesar US$1.61 miliar.
“Maka dapat disimpulkan bahwa pembinaan sektor otomotif dalam hal kinerja ekspor dengan bentuk CBU sudah berjalan di arah benar,” ucapnya dalam Seremoni Produksi dan Ekspor Yaris Cross beberapa waktu lalu.
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo juga menyatakan optimismenya untuk ekspor kendaraan roda empat di tahun ini. Menurutnya deretan merek yang memutuskan melakukan world premiere atau debut dunia di GIIAS 2023 dorong ekspor kendaraan lebih banyak lagi.
“World premiere banyak di GIIAS membuat kita semakin kuat untuk ekspor. Jangan dilupakan juga usaha pemerintah mendekati APM (agen pemegang merek) di Jepang, Korea dan Eropa untuk tambah kuota ekspor,” ujarnya dalam konferensi pers GIIAS 2023 beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan dengan banyaknya produk baru meluncur di Tanah Air maka kemungkinan untuk diekspor jadi lebih besar. Ia mencontohkan Mitsubishi Xpander yang debut dunia di gelaran GIIAS 2017.
Melihat kebutuhan akan kendaraan bermotor masih akan terus ada ia yakin ekspor maupun pasar mobil domestik bakal berkembang ke arah membaik.
“Kalau bisa kita masuk ke peringkat 10 besar (negara penghasil mobil) kita akan naikan ekspor. Seperti diketahui Juni 2023 Menperin kita ke Jepang mencoba imbau pabrik agar memberikan kesempatan lebih pabrik Indonesia mengekspor,” ungkapnya.
Sekadar informasi saat ini Toyota Indonesia menjadi tulang punggung ekspor mobil dari Indonesia, dengan jumlah pengiriman sedikitnya 2 juta unit ke lebih dari 100 negara.
Ini didukung oleh besarnya kapasitas produksi pabrik PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) yaitu 320 ribu unit per tahun. Beberapa pasar utama di antaranya adalah Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania dan Australia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juli 2026, 06:38 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah