Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta resmi ditiadakan saat peringatan hari buruh sesuai dengan peraturan dari pemerintah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Ganjil genap Jakarta resmi ditiadakan oleh pemerintah DKI. Kebijakan diambil karena bertepatan dengan hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.
Hal ini sesuai pasal 3 ayat 3 Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap.
Didalamnya disampaikan bahwa rekayasa lalu lintas ganjil genap Jakarta tidak diberlakukan pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan keputusan presiden.
Meski libur tetapi sejumlah jalan diperkirakan akan tetap padat. Pasalnya akan ada demonstrasi besar-besaran di sejumlah titik.
Guna memastikan keamanan selama acara berlangsung maka Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel di sejumlah titik strategis.
“Ada 3.454 personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Kodam Jaya dan pemprov DKI yang siap mengamankan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta juga kegiatan peringatan hari Buruh," ungkap Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya dilansir Antara.
Ade Ary menjelaskan pihaknya bakal mengedepankan langkah humanis saat melakukan pengamanan. Bahkan para personel yang berjaga tidak dibekali dengan senjata.
Lebih lanjut, kata Ade Ary, pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas saat demo buruh. Namun hal tersebut masih bersifat situasional.
“Himbauan bagi yang ingin menyampaikan pendapat mohon dilakukan secara aman, damai, tertib dan saling menghormati satu sama lain," tambah Ade Ary kemudian.
Menurut Ade Ary titik keramaian perayaan Hari Buruh di Jakarta akan dilaksanakan di sekitar kawasan Patung Kuda dan Stadion Madya Gelora Bung Karno. Sementara itu gabungan serikat buruh rencananya melakukan aksi besar-besaran di kawasan Istana Negara.
Rencananya kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WIB.
Melihat situasi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyesuaikan pola operasional perjalanan untuk 12 rangkaian keberangkatan Stasiun Gambir. Salah satunya adalah dengan menyarankan agar penumpang naik dari Stasiun Jatinegara.
"Khusus Rabu (1/5) keberangkatan kereta api antara pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Selasa.
Ia menuturkan bahwa pada saat normal kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti untuk menaikkan penumpang di Stasiun Jatinegara. Namun guna mengantisipasi kemacetan maka penumpang diberikan opsi alternatif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
27 Februari 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 06:00 WIB
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini