Ganjil Genap Jakarta 30 Desember 2025, Awas Ada Demo Buruh
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 27 Juni 2025 ditiadakan karena berbarengan dengan libur nasional tahun baru Islam
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah kembali menghentikan aturan ganjil genap Jakarta meski merupakan skenario andalan dalam mengatasi kepadatan. Kebijakan diambil karena hari ini merupakan libur nasional tahun baru Islam.
Peniadaan pembatasan saat tahun baru Islam sudah sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 Ayat 3 bahwa sistem ganjil-genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan libur nasional yang ditetapkan dengan keputusan presiden.
Selain itu, kebijakan ini juga merujuk Surat Keputusan Bersama Menteri Agama Nomor 1017 Tahun 2024, Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2024 serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.
Meski demikan masyarakat masih tetap harus mematuhi aturan berlalu lintas. Hal ini karena kecelakaan sering kali terjadi karena diawali oleh pelanggaran.
Selain itu, pengawasan lalu lintas menggunakan kamera ETLE dipastikan tetap berjalan. Sehingga seluruh pelanggaran bakal tetap terekam serta ditindak sesuai hukum.
Ganjil genap Jakarta rencananya akan kembali diterapkan pada Senin (30/06). Sistem ini berlaku pada hari Senin sampai Jumat dan terbagi menjadi dua sesi yaitu pukul 06.00 sampai 10.00 WIB serta 16.00 hingga 21.00 WIB masih di 26 titik atau lokasi Jakarta.
Pelanggar kebijakan ganjil genap nantinya dikenakan sanksi dengan surat tilang dari kepolisian. Selain itu, pelanggar wajib bayar denda maksimal Rp 500.000, seperti diatur dalam pasal 287 UU No.12 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Perlu diketahui bahwa hari ini bakal ada kunjungan tamu negara yaitu Perdana Menteri Malaysia. Rencananya ia akan melalui beberapa titik seperti Bundaran Semanggi, Bundaran HI, jalan Sudirman – Thamrin, Merdeka Utara serta Merdeka Barat.
Oleh sebab itu kepolisian berencana untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta mendahulukan tamu negara melintas. Penutupan jalan akan dilakukan secara situasional tergantung jadwal kunjungan tamu negara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 06:00 WIB
29 Desember 2025, 06:00 WIB
24 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 06:00 WIB
23 Desember 2025, 06:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya