TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci
29 September 2026, 14:39 WIB
Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keberadaan truk Cina di Indonesia terus menjadi perdebatan. Apalagi dinilai membawa dampak buruk bagi pasar kendaraan niaga.
Untuk itu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku, berniat mengatasi kondisi tersebut.
"Ini yang akan dibenahi dalam arti kata dibereskan, semua yang masuk ke Indonesia itu harus diuji laik jalan," ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo, di Jakarta Utara.
Lebih jauh disebutkan bahwa, pemerintah sangat concern terhadap keberadaan truk Cina.
Oleh sebab itu, mereka tengah menggodok peraturan baru dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Menurut Jongkie meski truk Cina masuk ke Indonesia dalam bentuk investasi, namun tetap akan diwajibkan mengikuti aturan yang berlaku.
"Tapi kamu pakai kendaraan di Republik Indonesia kan? Sekarang sudah tidak ada tulisannya di jalan raya, di mana pun. Kalau di tambang juga harus laik jalan," lanjut Jongkie.
Melalui aturan anyar tersebut, semua truk Cina yang ingin diboyong ke Tanah Air harus mengikuti pengujian laik jalan.
Dengan begitu, kendaraan tersebut memiliki Sertifikasi Registrasi Uji Tipe, sehingga bisa digunakan di jalanan Indonesia.
"Yang benar saja, kalau mobil masuk ke Indonesia kan harus juga ada sertifikat laik jalannya," tegas Jongkie.
Meski begitu, Jongkie belum memberikan bocoran kapan aturan tersebut akan dijalankan.
Sebab sampai sekarang masih digodok dan dibahas oleh pemerintah. Sehingga nantinya bisa dijalankan dengan lancar.
"Kita mesti sampaikan apa yang kita temui ke pemerintah. Jadi pemerintah bisa menentukan kebijakan-kebijakan tadi," pungkas Jongkie.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, keberadaan truk Cina dinilai sudah membawa dampak negatif.
Sebagai contoh, memengaruhi pasar kendaraan niaga dan membuat penjualan turun sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 September 2026, 14:39 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin