Demo Berkepanjangan Bakal Bikin Industri Otomotif Kian Terjepit

Demo di sejumlah daerah di Indonesia sangat berpotensi mengganggu jalannya proses bisnis industri otomotif

Demo Berkepanjangan Bakal Bikin Industri Otomotif Kian Terjepit
Satrio Adhy

KatadataOTO – Gelombang demonstrasi terus melanda Indonesia. Pertama berlangsung pada Senin (25/08) di Gedung DPR RI.

Masyarakat menolak tunjangan anggota DPR RI yang dianggap memiliki nilai cukup fantastis.

Kemudian demo kembali terjadi pada Kamis (27/08). Sejumlah elemen masyarakat bersatu menyuarakan pendapat mereka.

Mulai dari buruh, pelajar SMK, mahasiswa sampai pelaku Ojek Online (Ojol) menyampaikan aspirasi di Gedung DPR RI.

Jalan Menuju Gedung DPR RI dan Medan Merdeka Ditutup Imbas Demo
Photo : Antara

Demo memanas ketika tujuh orang anggota Brimob melakukan tindakan represif, dengan menabrak seorang Ojol bernama Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.

Memancing amarah masyarakat di sejumlah daerah. Mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar hingga Yogyakarta.

Bentrokan antar massa aksi dengan kepolisian terjadi cukup sengit. Aksi saling lempar batu berlangsung sampai Jumat (29/08) malam.

Bahkan sejumlah fasilitas umum maupun gedung DPRD di beberapa wilayah dilahap si jago merah.

Bila situasi seperti ini terus berlangsung selama beberapa hari ke depan, maka akan membawa dampak negatif bagi industri seperti otomotif di Tanah Air.

"Seperti risiko gangguan rantai pasok akibat pemogokan lanjutan atau kericuhan yang dapat memperburuk ketidakpastian ekonomi," ungkap Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO.

Lebih jauh bila demo semakin meluas dan tidak terkendali, maka dapat menurunkan kepercayaan investor asing.

Sementara untuk jangka pendek, bisa mengganggu aktivitas produksi para manufaktur di dalam negeri.

Selain itu daya beli masyarakat juga akan turun. Sebab banyak masyarakat yang memilih buat menyimpan uang mereka dan tidak membelanjakannya hingga situasi normal.

Tentu hal itu bakal merugikan industri otomotif Indonesia. Mengingat saat ini sektor tersebut tengah berjuang untuk bangkit.

"Secara terpaksa pemerintah harus mendinginkan suasana yang berpotensi mengeskalasi ini, dengan segera menjawab berbagai tuntutan yang ada," Yannes melanjutkan.

Yannes berharap, gelombang demo di berbagai daerah di Indonesia dapat segera ditangani pihak keamanan.

Lalu situasi yang ada bisa berangsur-angsur pulih. Jadi masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

"Semoga demo-demo yang ada dapat semakin terkendali dengan damai, tidak seperti 13 Mei 1998," Yannes menegaskan.

Pabrik Toyota
Photo : Istimewa

Sekadar mengingatkan para pabrikan mobil maupun motor di Indonesia sedang berjuang untuk bangkit.

Pasalnya sejak awal tahun pasar kendaraan roda dua serta empat mengalami kelesuan. Jadi penjualan di dalam negeri turun drastis.

Maka bila kerusuhan juga tidak mereda, otomatis para pelaku usaha di sektor otomotif kian terjepit.


Terkini

otosport
GT World Challenge Asia

GT World Challenge Asia 2026 Bawa Mandalika ke Panggung Global

Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong motorsport Tanah Air melalui gelaran GT World Challenge Asia 2026

mobil
Chery

Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan

Chery berusaha untuk menghadirkan berbagai produk unggulan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air

news
Harga BBM

Harga BBM Diesel Pertamina Melambung, Ikuti BP AKR dan ViVo

Pertamina menaikkan sejumlah harga BBM non-subsidi BBM hari ini, mulai dari Pertamax Turbo, Dexlite hingga Dex

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta Hari Ini 4 Mei 2026 Simak Jadwal dan Lokasi

ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku untuk bisa mengurangi kemacetan di beberapa jalan protokol

mobil
Otospector

1 Dekade Otospector, Luncurkan Bursa Mobil Online

Otospector meluncurkan layanan bursa mobil bekas untuk memperkuat ekosistem otomotif dan bisnis berbisnis daring

mobil
Lepas

Keunggulan LEX Platform di EV dan PHEV Lepas, Bikin Tambah Nyaman

Lepas mengusung LEX Platform untuk seluruh produk mereka, seperti pada mobil listrik E4 yang akan dijual

review
Jetour G700

First Drive Jetour G700, Siap Jadi Rival Toyota Land Cruiser

KatadataOTO mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung SUV offroad premium Jetour G700 di trek terbatas

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2025: Marco Bezzecchi Gusur Bagnaia

Kandidat Juara Dunia MotoGP 2026, Ada Bezzecchi dan Marquez

Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026