Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Melalui platform 3DExperience, Dassault Systemes bantu percepat produksi kendaraan listrik seperti Electrum
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Perusahaan joint venture PT Goto Gojek Tokopedia dan PT TBS Energi Utama, Electrum menjadi pelanggan pertama Dassault Systemes di Indonesia. Untuk diketahui Electrum fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda dua.
Produksi motor listrik perdananya memakan waktu lebih cepat karena bantuan dari Dassault Systemes melalui platform 3DExperience yang menyediakan proses rekayasa mekanis sampai pengembangan secara digital di cloud.
Guillaume Gerondeau, Vice President Transportation of Mobility and Transportation menjelaskan bahwa Dassault Systemes membantu merancang kendaraan dari skala kecil sampai masuk produksi.
Namun tidak sampai situ perancang juga bisa mensimulasikan secara langsung teknologi yang bakal disematkan pada kendaraan serta implementasi di dunia nyata melalui platform digital.
“Platform ini mengumpulkan part berbeda dan sistem mengizinkan Anda mendesain rancangan kompleks kendaraan, bagaimana sistem terkoneksi dan saling bereaksi satu sama lain,” ucap Guillaume, Kamis (24/10).
Perancangan melalui platform juga membantu tahapan RND (research and development) dan pembuatan prototipe. Seperti yang dilakukan Electrum untuk produk motor listriknya.
Waktu perancangan sampai produksi juga bisa dipangkas jadi lebih cepat. Guillaume mencontohkan umumnya bisa memakan waktu kurang lebih 5 tahun.
Dassault Systemes punya target mempercepat waktu produksi sampai 1.5 tahun saja di masa mendatang.
Patrick Adhiatmadja, Managing Director Electrum mengungkapkan platform tersebut juga memungkinkan Electrum meningkatkan kontinuitas desain sampai rekayasa dan proses manufaktur tanpa investasi untuk sumber daya IT tambahan.
“Electrum akan siap memenuhi ambisi Indonesia untuk menghadirkan dua juta sepeda motor listrik di jalan pada 2025,” ujar Patrick.
Baru diperkenalkan saja, motor listrik Electrum menggunakan dual battery berkapasitas lebih besar dan memiliki torsi 30 Nm pada 1.600 rpm.
Dengan baterai tersebut motor listrik Electrum bisa menempuh jarak sampai 120 km. Kemudian karena pakai sistem swap baterai pengguna tidak perlu repot menunggu waktu pengecasan.
Kecepatan maksimal dibatasi paling cepat 90 km/jam, cukup mumpuni untuk sebuah motor listrik. Didesain nyaman untuk pengendara maupun penumpang karena memiliki jok melebar berukuran besar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026