Lesehan Enduro Pertamina Kembali Manjakan Pemudik di Lebaran 2026
15 Maret 2026, 13:00 WIB
Cara membedakan oli asli dan palsu yang bisa pahami untuk setidaknya mencegah konsumen mengalami penipuan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Oli pada mesin kendaraan bermotor memiliki peranan penting. Maka dari itu dibutuhkan kualitas prima dari pelumas agar ruang bakar terlindungi.
Namun belakangan kerap muncul pelumas palsu di pasaran. Sehingga menghantui para konsumen karena dapat berakibat fatal.
Peredaran oli palsu sendiri di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Dengan iming-iming harga lebih murah, konsumen bisa mengalami kerugian.
PT Pertamina Lubricants sebagai salah satu produsen pelumas, turut memberikan perhatian terhadap penyebaran oli palsu di Tanah Air. Karena kerugian tidak hanya dari sisi konsumen, namun para pelaku usaha.
“Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan konsumen mendapatkan produk oli yang terjaga keaslian dan kualitasnya. Kami mendukung penuh upaya penegak hukum dalam menangani kasus-kasus dan terus menindak pelaku,” kata Werry Prayogi, Direktur Utama Pertamina Lubricants dalam siaran pers (21/02).
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pertamina Lubricants (PTPL) berkomitmen dan memberikan perlindungan bagi konsumen.
Adapun dikatakan Pelumas buatan Pertamina telah mengantongi sertifikasi SNI. Baik untuk segmen otomotif maupun industri.
Dalam bermobilitas sehari-hari, penggunaan oli palsu bisa memberikan efek signifikan. Paling kentara adalah menurunnya performa mesin.
Ketika pelumas tidak bisa melindungi mesin dengan baik, maka gesekan antar komponen tidak terhindari. Sehingga mesin mengalami keausan hingga rusak.
Dalam pemakaian jangka panjang ketika mesin mengalami kerusakan, maka biaya perawatan kendaraan akan lebih tinggi. Dikarekanan banyak komponen harus diganti.
“Dalam kasus tertentu, seperti oli diesel tanpa additive detergent atau dispersant, kerusakan mesin bisa terjadi secara langsung. Begitu pula dengan pelumas industri yang membutuhkan spesifikasi khusus, seperti pelumas kompresor, oli palsu dapat merusak sistem secara instan,” ucap Nurudin, Quality Manager Pertamina Lubricants.
Pada produk Pertamina Lubricants terdapat empat cara untuk mengetahui keasliannya. Sehingga membantu konsumen dalam menentukan pilihan.
Selain cara di atas, konsumen diharapkan membeli produk di tempat terpercaya. Sehingga bisa meminimalisir membeli oli palsu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Maret 2026, 13:00 WIB
05 Maret 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
29 Januari 2026, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang