Cara Ipone Menggoda Pengunjung IIMS 2026, Luncurkan Oli Baru
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Cara membedakan oli asli dan palsu yang bisa pahami untuk setidaknya mencegah konsumen mengalami penipuan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Oli pada mesin kendaraan bermotor memiliki peranan penting. Maka dari itu dibutuhkan kualitas prima dari pelumas agar ruang bakar terlindungi.
Namun belakangan kerap muncul pelumas palsu di pasaran. Sehingga menghantui para konsumen karena dapat berakibat fatal.
Peredaran oli palsu sendiri di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Dengan iming-iming harga lebih murah, konsumen bisa mengalami kerugian.
PT Pertamina Lubricants sebagai salah satu produsen pelumas, turut memberikan perhatian terhadap penyebaran oli palsu di Tanah Air. Karena kerugian tidak hanya dari sisi konsumen, namun para pelaku usaha.
“Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan konsumen mendapatkan produk oli yang terjaga keaslian dan kualitasnya. Kami mendukung penuh upaya penegak hukum dalam menangani kasus-kasus dan terus menindak pelaku,” kata Werry Prayogi, Direktur Utama Pertamina Lubricants dalam siaran pers (21/02).
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pertamina Lubricants (PTPL) berkomitmen dan memberikan perlindungan bagi konsumen.
Adapun dikatakan Pelumas buatan Pertamina telah mengantongi sertifikasi SNI. Baik untuk segmen otomotif maupun industri.
Dalam bermobilitas sehari-hari, penggunaan oli palsu bisa memberikan efek signifikan. Paling kentara adalah menurunnya performa mesin.
Ketika pelumas tidak bisa melindungi mesin dengan baik, maka gesekan antar komponen tidak terhindari. Sehingga mesin mengalami keausan hingga rusak.
Dalam pemakaian jangka panjang ketika mesin mengalami kerusakan, maka biaya perawatan kendaraan akan lebih tinggi. Dikarekanan banyak komponen harus diganti.
“Dalam kasus tertentu, seperti oli diesel tanpa additive detergent atau dispersant, kerusakan mesin bisa terjadi secara langsung. Begitu pula dengan pelumas industri yang membutuhkan spesifikasi khusus, seperti pelumas kompresor, oli palsu dapat merusak sistem secara instan,” ucap Nurudin, Quality Manager Pertamina Lubricants.
Pada produk Pertamina Lubricants terdapat empat cara untuk mengetahui keasliannya. Sehingga membantu konsumen dalam menentukan pilihan.
Selain cara di atas, konsumen diharapkan membeli produk di tempat terpercaya. Sehingga bisa meminimalisir membeli oli palsu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 14:00 WIB
29 Januari 2026, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 16:27 WIB
19 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru