Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Sebuah video memperlihatkan kecelakaan bus PO Juragan 99 yang mengalami Oversteer di daerah Jawa Timur
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Baru-baru ini tersebar sebuah video di sosial media yang memperlihatkan sebuah bus mengalami kecelakaan. Satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram @kemenbus.
Di dalam video, memperlihatan bus PO Juragan 99 dengan tujuan Malang-Denpasar itu melaju di kondisi jalan yang cukup basah. Diduga hujan baru saja turun mengguyur.
Kecelakaan bermula ketika kendaraan besar tersebut hendak menikung ke kanan, tiba-tiba sang sopir kehilangan kendali karena Oversteer.
Akibatnya bus terus melaju ke arah kanan sampai mendekati bibir laut. Pengemudi pun berusaha keras buat memutar setir ke kiri.
Namun karena jalan licin, kendaraan terus melaju dengan kencang. Hingga menabrak bangungan semi permanen serta besi pembatas jalan.
Benturan yang terjadi terlihat sangat keras. Sampai-sampai pengemudi bersama sang kenek terlempar dari kursi.
Beruntung keduanya tidak mengalami cedera serius. Kenek pun langsung bergegas ke kabin buat memeriksa kondisi para penumpang.
Melihat hal tersebut, sejumlah pihak pun buka suara mengenai kecelakaan bus PO Juragan 99 di kawasan Pasir Putih Situbondo, Jawa Timur pada Kamis (28/11).
“Kendaraan besar seperti bus bukan tidak mungkin mengalami ini (Oversteer) saat di tikungan. Apalagi jika pengemudi tidak mampu mengontrol kecepatan,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO, Senin (2/12).
Sony menjelaskan bahwa kondisi diperparah karena bodi bus yang tinggi. Mengakibatkan Body Roll pada kendaraan semakin besar.
Kemudian daya dorong serta tumpuan pada ban belakang kian besar. Sehingga efek samping yang sering terjadi adalah slip.
“Kedua menginjak pedal gas di tikungan, sebab itu bukan pada tempatnya. Tidak boleh dilakukan kecuali sedang balapan,” lanjut Sony.
Ia pun menyarankan kepada para pengemudi buat tetap menjaga rpm mesin. Selain itu menginjak pedal gas sesuai kebutuhan dan secara gradual atau sedikit demi sedikit.
Apalagi jika kondisi jalan sedang dilanda hujan deras. Otomatis terdapat genangan air di sejumlah titik serta lokasi.
“Dengan begitu menyebabkan Aquaplaning atau Bumpy Road maupun berdebu. Situasi-situasi ini membuat medan jalan juga tikungan licin,” tegas Sony.
Dia menuturkan bahwa banyak sopir atau pengemudi tidak menyadari akan hal tersebut. Padahal risiko yang dihadapi cukup besar juga membahayakan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk