Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM memberi komentar mengenai kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell hingga BP AKR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik swasta, seperti Shell sampai BP AKR mengalami kelangkaan BBM (Bahan Bakar Umum).
Kondisi tersebut sudah terjadi dalam beberapa waktu belakangan. Membuat masyarakat kesulitan membeli Shell Super dan yang lain.
Hal itu ternyata membuat sebagian pihak buka suara. Satu di antaranya datang dari pihak pemerintah.
“Izin impornya sudah selesai sejak Januari 2025,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) di Antara, Selasa (4/2).
Lebih jauh pembantu Presiden Prabowo Subianto satu ini menuturkan bahwa, kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell serta BP AKR diakibatkan oleh keterlambatan kapal.
Namun Bahlil enggan menjelaskan secara rinci kenapa kapal tersebut sampai telat. Menurut dia kelangkaan BBM di SPBU swasta berada di luar kendali pemerintah.
Sedangkan yang bisa dikendalikan oleh pemerintah hanya SPBU Pertamina saja. Sehingga Bahlil Lahadalia menolak berkomentar lebih lanjut.
“Kalau BBM kita hari ini semuanya clear, berarti untuk konsumsi masyarakat itu tidak ada masalah,” tutur dia.
Bahlil mengungkapkan bahwa tugas dari pemerintah adalah menjamin rakyat mendapat bahan bakar dengan mudah.
“Bahwa ada perusahaan-perusahaan yang mungkin belum menjalankan atau barangnya sedang di perjalanan, itu urusan mereka,” tegas Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya memang Shell sudah menjelaskan kenapa sejumlah SPBU mereka mengalami kehabisan BBM, dalam beberapa waktu belakangan.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan serta penyaluran produk BBM,” ucap Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia ketika dihubungi KatadataOTO.
Sayang dia tidak menjelaskan secara rinci kendala apa yang tengah dihadapi oleh mereka, hingga BBM di sejumlah SPBU langka.
Kendati demikian, perusahaan minyak dan gas multinasional berasal dari Inggris serta Belanda itu tengah berusaha memperbaiki situasi.
Hal tersebut agar layanan mereka kembali seperti semula. Kemudian masyarakat dapat membeli seluruh BBM tanpa kesulitan.
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan ketersediaan produk BBM di SPBU Shell secepatnya,” pungkas Ingrid.
Akan tetapi dirinya belum bisa menjelaskan sampai kapan kelangkaan BBM bakal terus terjadi. Sehingga konsumen harus sedikit bersabar.
Perlu diingat beberapa fasilitas tetap melayani pelanggan. Seperti Shell Select maupun bengkel beroperasi sampai hari ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Januari 2026, 13:00 WIB
20 Januari 2026, 08:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif