Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM memberi komentar mengenai kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell hingga BP AKR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik swasta, seperti Shell sampai BP AKR mengalami kelangkaan BBM (Bahan Bakar Umum).
Kondisi tersebut sudah terjadi dalam beberapa waktu belakangan. Membuat masyarakat kesulitan membeli Shell Super dan yang lain.
Hal itu ternyata membuat sebagian pihak buka suara. Satu di antaranya datang dari pihak pemerintah.
“Izin impornya sudah selesai sejak Januari 2025,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) di Antara, Selasa (4/2).
Lebih jauh pembantu Presiden Prabowo Subianto satu ini menuturkan bahwa, kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell serta BP AKR diakibatkan oleh keterlambatan kapal.
Namun Bahlil enggan menjelaskan secara rinci kenapa kapal tersebut sampai telat. Menurut dia kelangkaan BBM di SPBU swasta berada di luar kendali pemerintah.
Sedangkan yang bisa dikendalikan oleh pemerintah hanya SPBU Pertamina saja. Sehingga Bahlil Lahadalia menolak berkomentar lebih lanjut.
“Kalau BBM kita hari ini semuanya clear, berarti untuk konsumsi masyarakat itu tidak ada masalah,” tutur dia.
Bahlil mengungkapkan bahwa tugas dari pemerintah adalah menjamin rakyat mendapat bahan bakar dengan mudah.
“Bahwa ada perusahaan-perusahaan yang mungkin belum menjalankan atau barangnya sedang di perjalanan, itu urusan mereka,” tegas Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya memang Shell sudah menjelaskan kenapa sejumlah SPBU mereka mengalami kehabisan BBM, dalam beberapa waktu belakangan.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan serta penyaluran produk BBM,” ucap Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia ketika dihubungi KatadataOTO.
Sayang dia tidak menjelaskan secara rinci kendala apa yang tengah dihadapi oleh mereka, hingga BBM di sejumlah SPBU langka.
Kendati demikian, perusahaan minyak dan gas multinasional berasal dari Inggris serta Belanda itu tengah berusaha memperbaiki situasi.
Hal tersebut agar layanan mereka kembali seperti semula. Kemudian masyarakat dapat membeli seluruh BBM tanpa kesulitan.
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan ketersediaan produk BBM di SPBU Shell secepatnya,” pungkas Ingrid.
Akan tetapi dirinya belum bisa menjelaskan sampai kapan kelangkaan BBM bakal terus terjadi. Sehingga konsumen harus sedikit bersabar.
Perlu diingat beberapa fasilitas tetap melayani pelanggan. Seperti Shell Select maupun bengkel beroperasi sampai hari ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
04 Maret 2026, 15:00 WIB
01 Maret 2026, 18:00 WIB
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Terkini
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026
27 Maret 2026, 07:31 WIB
Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini