Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM memberi komentar mengenai kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell hingga BP AKR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik swasta, seperti Shell sampai BP AKR mengalami kelangkaan BBM (Bahan Bakar Umum).
Kondisi tersebut sudah terjadi dalam beberapa waktu belakangan. Membuat masyarakat kesulitan membeli Shell Super dan yang lain.
Hal itu ternyata membuat sebagian pihak buka suara. Satu di antaranya datang dari pihak pemerintah.
“Izin impornya sudah selesai sejak Januari 2025,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) di Antara, Selasa (4/2).
Lebih jauh pembantu Presiden Prabowo Subianto satu ini menuturkan bahwa, kelangkaan BBM yang dialami oleh Shell serta BP AKR diakibatkan oleh keterlambatan kapal.
Namun Bahlil enggan menjelaskan secara rinci kenapa kapal tersebut sampai telat. Menurut dia kelangkaan BBM di SPBU swasta berada di luar kendali pemerintah.
Sedangkan yang bisa dikendalikan oleh pemerintah hanya SPBU Pertamina saja. Sehingga Bahlil Lahadalia menolak berkomentar lebih lanjut.
“Kalau BBM kita hari ini semuanya clear, berarti untuk konsumsi masyarakat itu tidak ada masalah,” tutur dia.
Bahlil mengungkapkan bahwa tugas dari pemerintah adalah menjamin rakyat mendapat bahan bakar dengan mudah.
“Bahwa ada perusahaan-perusahaan yang mungkin belum menjalankan atau barangnya sedang di perjalanan, itu urusan mereka,” tegas Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya memang Shell sudah menjelaskan kenapa sejumlah SPBU mereka mengalami kehabisan BBM, dalam beberapa waktu belakangan.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan serta penyaluran produk BBM,” ucap Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia ketika dihubungi KatadataOTO.
Sayang dia tidak menjelaskan secara rinci kendala apa yang tengah dihadapi oleh mereka, hingga BBM di sejumlah SPBU langka.
Kendati demikian, perusahaan minyak dan gas multinasional berasal dari Inggris serta Belanda itu tengah berusaha memperbaiki situasi.
Hal tersebut agar layanan mereka kembali seperti semula. Kemudian masyarakat dapat membeli seluruh BBM tanpa kesulitan.
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan ketersediaan produk BBM di SPBU Shell secepatnya,” pungkas Ingrid.
Akan tetapi dirinya belum bisa menjelaskan sampai kapan kelangkaan BBM bakal terus terjadi. Sehingga konsumen harus sedikit bersabar.
Perlu diingat beberapa fasilitas tetap melayani pelanggan. Seperti Shell Select maupun bengkel beroperasi sampai hari ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
06 April 2026, 06:07 WIB
Di awal pekan ini, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memudahkan masyarakat di Kota Kembang
06 April 2026, 06:01 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga khususnya di jam sibuk
06 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut lokasi dan biayanya
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System