Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH
17 April 2026, 06:00 WIB
Pemerintah DKI Jakarta mengusulkan untuk menutup Exit tol Cipete di jam sibuk guna atasi macet di jalan TB Simatupang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Ada beberapa solusi yang ditemukan oleh pemerintah DKI Jakarta dalam mengatasi kemacetan di jalan TB Simatupang. Salah satunya adalah dengan menutup sementara pintu keluar tol Cipete – Pondok Labu.
Ide itu dicetuskan oleh pemerintah provinsi dan rencananya akan disampaikan pada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melalui surat resmi. Dengan demikian diharapkan kemacetan yang belakangan ini terjadi bisa sedikit berkurang.
“Memang ada bottleneck (penyempitan) di sana karena begitu keluar tol kendaraan langsung crossing (melintas) menuju Fatmawati. Lajurnya tinggal dua ditambah ada pekerjaan proyek PAL sehingga antreannya panjang,” ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dilansir Antara (22/08).
Meski demikian dirinya mengungkap bahwa penutupan hanya diberlakukan pada jam sibuk seperti sore hari. Mekanismenya akan dibahas bersama BPJT agar tidak mengganggu mobilitas warga.
Namun bila dilakukan maka kendaraan baru bisa keluar di gerbang tol Lebak Bulus. Setelah itu pengguna jalan harus berputar dan menuju lokasi tujuan.
Tak hanya exit tol, sejumlah Dinas Perhubungan bersama Satpol PP dan instansi terkait terus melakukan rekayasa lalu lintas. Dengan demikian diharapkan kemacetan di ruas jalan tersebut dapat diminimalisir.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta telah melewati TB Simatupang tanpa pengawalan. Dalam pantauannya, kemacetan terjadi karena adanya Proyek Strategis Nasional (PSN).
“PSN itu adalah proyek pemerintah pusat dan keluhannya memang berkepanjangan,” ungkap Pramono di laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Rabu (20/08).
Ia pun telah menginstruksikan Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan maupun Satpol PP agar menanganinya secara serius.
“Pertama saya minta untuk bedeng-bedeng dikecilin. Tidak seperti sekarang ada yang ukurannya sangat besar,” lanjut Pramono Anung.
Pramono mengungkapkan bahwa di sekitar lokasi galian banyak ditemui ekskavator maupun peralatan lainnya. Kondisi tersebut menurutnya sangat mengganggu arus lalu lintas sehingga kendaraan roda dua juga empat harus berbagi jalan.
Dirinya juga menyoroti banyaknya pak ogah yang turut mengatur jalan sehingga memperburuk keadaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 06:00 WIB
16 April 2026, 06:00 WIB
15 April 2026, 06:00 WIB
14 April 2026, 06:00 WIB
13 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia
04 September 2026, 07:00 WIB
AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang