Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Sedikitnya masih ada 30 persen pemudik belum kembali ke Jakarta setelah adanya program WFH dari pemerintah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski rekayasa lalu lintas berupa One Way telah berakhir tetapi bukan berarti arus balik telah berakhir. Pasalnya masih ada sekitar 30 persen pemudik belum kembali ke kota asal khususnya Jakarta.
Hal ini disampaikan Irjen Pol. Aan Suhanan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) pagi hari tadi. Mereka yang belum kembali diperkirakan memanfaatkan program Work From Home dari pemerintah.
"Masih ada yang belum kembali ke Jakarta sekitar 30 persen, artinya angka tersebut kalau kita bagi dua pelaksanaan WFH hari ini dan besok berarti masing-masing tersisa 15 persen," kata Aan dilansir dari @Korlantaspolri.NTMC.
Meski demikian angka tersebut dinilai sudah kecil sehingga diharapkan rekayasa lalu lintas khususnya One Way tidak diperlukan lagi. Berkat ini maka masyarakat yang hendak bergerak ke arah timur bisa menggunakan jalan tol secara leluasa.
Perlu diketahui bahwa ada Senin (15/04) malam sedikitnya ada 162.000 mobil melintas di empat gerbang tol utama. Jumlah itu sedikit turun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 185.651 kendaraan.
Faiza Riani, Marketing & Communication Department Head Jasa Marga mengungkap bahwa kendaraan yang lewat di tol Jakarta-Cikampek dari arah timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung) naik 198 persen dibanding normal 2024 sebesar 54.000 unit. Jumlah ini meningkat 50 persen disandingkan Lebaran 2023 sebanyak 107.000 mobil.
“Lalu lintas mudik dari arah timur merupakan kumulatif arus balik di KM 66 tol Jakarta-Cikampek melalui dua gerbang utama yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama,” ujar Faiza kemudian.
Jumlah arus balik yang melintas di GT Cikampek Utama masih mendominasi dengan 113.000 kendaraan. Angka itu meningkat 354 persen dari lalu lintas normal 2024 sebesar 24.000 mobil.
Sementara di GT Kalihurip Utama terdapat 49.000 mobil melintas atau naik 65 persen dari normal 2024 sebanyak 29.000 kendaraan.
Jasa Marga akan memberikan diskon tarif tol bagi masyarakat yang menunda kepulangannya. Besarannya pun cukup menarik yaitu 20 persen dari harga normal berlaku untuk semua golongan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
12 April 2025, 16:00 WIB
08 April 2025, 10:00 WIB
08 April 2025, 07:00 WIB
07 April 2025, 15:18 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat