Dishub Rekayasa Lalu Lintas di TMII dan Ragunan di Malam Tahun Baru
31 Desember 2025, 08:00 WIB
110 juta orang diperkirakan berpergian saat libur Nataru sehingga kepolisian harus melakukan persiapan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kepolisian memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat selama libur Natal dan tahun baru 2025 mencapai 110,6 juta. Jumlah itu diklaim mengalami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu.
Jumlah tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan oleh adan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Tahun Baru 2024-2025.
“Ada potensi pergerakan masyarakat Indonesia secara nasional sebanyak 110,6 juta orang. Itu artinya terjadi peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan libur Nataru sebelumnya,” ungkap Irjen Pol. Aan Suhanan, Kepala Korps Lalu Lintas Polri dilansir Antara (04/11).
Dari jumlah tersebut diperkirakan masyarakat yang melakukan pergerakan antar provinsi adalah 19,84 persen. Sementara mobilitas di dalam provinsi sebesar 19,46 persen.
Daerah tertinggi yang paling banyak mobilitasnya kebanyakan berada di pulau Jawa. Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, Jawa Barat hingga Sumatera Utara.
Sementara untuk kota tujuan terbesar adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Sumatera Utara.
Mobil pribadi pun diperkirakan menjadi pilihan yang paling banyak diminati masyarakat. Berdasarkan survei 36,07 persen masyaralat lebih memiliki kendaraan tersebut untuk berpergian.
Kemudian disusul sepeda motor sebanyak 17,71 persen, bus (15,04 persen), kereta api (12,85 persen) dan pesawat (8,85 persen).
Pergerakan masyarakat selama momen libur Nataru diperkirakan cukup besar. Untuk tol Jakarta Merak (29 persen), dari Jakarta ke Jagorawi (23 persen), Jakarta ke Cikampek (48 persen), Cikampek ke arah Cipali (52 persen)dan dari KM 66 ke arah jalan tol Purbaleunyi (23 persen).
"Ini menjadi indikator kami untuk melakukan beberapa rekayasa lalu lintas dengan jumlah atau prediksi pergerakan kendaraan yang akan melakukan perjalanan ke arah barat, Sumatera, ke timur, kemudian ke selatan," kata dia.
Beragam rekayasa lalu lintas pun sudah disiapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. Petugas dari berbagai instansi terkait juga akan disiagakan agar kemacetan bisa terhindari.
Diharapkan para pengguna jalan mematuhi para petugas sehingga kemacetan berkurang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 08:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
28 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV