Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Yamaha Siap produksi motor listrik setelah mengucurkan investasi ke sebuah starup di India beberapa waktu lalu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha terus menunjukan keseriusannya dalam membuat motor listrik. Terkini mereka baru saja mengucurkan investasi ke world of River Limited, Inc.
Mengutip laman resmi Global Yamaha Motor, River merupakan sebuah startup yang memproduksi serta menjual kendaraan roda dua elektrik di India.
Pabrikan berlambang garpu tala melakukan pendanaan putaran Seri B River melalui penjatahan pihak ketiga.
“India merupakan pasar motor listrik terbesar di dunia. River telah mendirikan River Mobility Private Limited di Bengaluru sebagai perusahaan grup menawarkan skuter listrik yang unggul dalam kualitas maupun desain,” tulis Yamaha.
Lebih jauh Yamaha juga menyebut kalau pemerintah India sangat mendorong perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Sehingga industri otomotif di sana dapat berkembang.
Jadi mereka melirik serta menggandeng river sebagai mitra. Dengan begitu Yamaha siap produksi motor listrik di negeri Bollywood.
“Perusahaan telah menetapkan tujuan untuk mengurangi emisi CO2 Scope 3 sebesar 90 persen pada 2050 dibandingkan 2010. Investasi ini merupakan salah satu inisiatif kami guna mencapai tujuan tersebut,” lanjut Yamaha.
Di sisi lain nasib motor listrik Yamaha E01 masih abu-abu di Indonesia. Mereka mengklaim tengah melakukan riset terkait kebutuhan konsumen.
Hal itu disampaikan langsung oleh Antonius Widiantoro, General Manager Public Relation PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing).
Dia menuturkan kalau survey mengenai motor listrik dan PoC (Proof of Concept) dari Yamaha E01 masih terus berjalan.
“Tujuannya untuk mendapatkan masukan dari konsumen, motor listrik seperti apa yang diinginkan secara spesifikasi distance (jarak), harga kemudian lama pengecasan,” ujar Anton beberapa waktu lalu.
Lantas Anton menjelaskan bila hasil survey motor listrik Yamaha E01 memberikan hasil positif. Sejumlah masukan mereka terima dari konsumen setia.
Nantinya hasil tersebut kemungkinan bakal menjadi pertimbangan spesifikasi produk elektrik mereka. Lalu juga buat menentukan harga jual Yamaha E01.
"Jadi kita akan terus lanjutkan E01 gitu ya dan hasil kita dapatkan di satu tahun kemarin juga sudah informasikan ke Jepang untuk pengembangan,” lanjut Anton.
Anton tak memungkiri kalau tidak mudah menjual motor listrik di Tanah Air. Sebab masih perlu banyak hal yang perlu disiapkan.
Namun disaat prinsipal Yamaha sudah meyakini negara itu memiliki ekosistem yang baik, maka bukan tidak mungkin mereka mengizinkan penjualan motor listrik di sini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
22 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin Indonesia bakal meluncurkan produk baru untuk sepeda motor setelah Lebaran untuk perluas pangsa pasarnya
22 Februari 2026, 15:00 WIB
Francesco Bagnaia tengah santer dihubungkan dengan Aprilia Racing pada MotoGP 2027 untuk menggantikan Martin
22 Februari 2026, 13:00 WIB
Honda mengungkapkan Brio Satya S CVT jadi salah satu kontributor utama di pameran otomotif IIMS 2026
22 Februari 2026, 11:00 WIB
Jumlah pemudik saat Lebaran 2026 diprediksi mengalami penurunan cukup besar bila dibandingkan tahun lalu
22 Februari 2026, 09:00 WIB
Sule, artis dan pelawak Tanah Air memiliki sederet koleksi mobil dan diketahui merupakan penyuka Jeep
22 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil Amerika mendapat karpet merah setelah Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di setujui dua negara
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan