Yamaha Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan Motor Listrik Trail

Mulai fokus elektrifikasi, Yamaha berinvestasi ke perusahaan motor listrik trail dan off road asal Prancis

Yamaha Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan Motor Listrik Trail

KatadataOTO – Manufaktur Jepang, Yamaha Motor Co., Ltd berinvestasi ke Electric Motion SAS, perusahaan Prancis yang mengembangkan motor listrik trail khusus penggunaan off road. 

Sebagai informasi, Electric Motion sendiri sebelumnya sudah menjual produk pakai nama EM di 40 negara termasuk Jepang. Lini kendaraannya juga turut berpartisipasi dalam berbagai ajang seperti Trial World Championship dan FIM E-Xplorer World Cup.

Untuk itu Yamaha menggandeng Electric Motion guna memperbarui lini ramah lingkungan di era elektrifikasi mereka di pasar global.

“Tujuan investasi ini adalah meningkatkan kehadiran kedua manufaktur di pasar motor listrik sekaligus mendalami kemungkinannya untuk ikut kompetisi (balap) motor listrik,” tulis keterangan resmi Yamaha dikutip Rabu (20/11).

Yamaha Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan Motor Listrik Trail
Photo : Electric Motion SAS

Dalam kerja sama itu kedua belah pihak akan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk berkolaborasi mengembangkan teknologi seputar sepeda motor listrik khusus trail atau off road.

Hal ini sejalan dengan roadmap Yamaha Motor Group Environmental Plan 2050, komitmen nol emisi tidak hanya di sektor kendaraan tetapi termasuk rantai suplai serta aktivitas bisnis Yamaha per 2050.

Sayangnya belum dijelaskan lebih rinci terkait model motor listrik off road yang bakal dikembangkan oleh Yamaha bersama Electric Motion.

Rencana Elektrifikasi Yamaha di Indonesia

Saat ini, PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) sama sekali belum menjual motor listrik ke konsumen. Mereka pilih menawarkan kendaraan hybrid yakni Fazzio, skutik yang mengusung desain retro dan cocok buat penggunaan di area kota.

Motor Listrik Yamaha E01 dan Neos Dikabarkan Meluncur Awal 2025
Photo : KatadataOTO

Di 2025 ada peluang mereka memasarkan Yamaha E01 dan Neos. E01 sendiri punya ukuran seperti PCX, menambah pilihan baru buat konsumen jika ingin kendaraan roda dua ramah lingkungan berukuran besar.

Meskipun pihak Yamaha masih enggan memberikan bocoran, hal ini diungkap oleh salah seorang wiraniaga Yamaha di ajang IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show).

“Motor listrik langsung dijual dua-duanya. Antar Februari atau Maret 2025,” ucap tenaga penjual tersebut saat ditemui KatadataOTO beberapa waktu lalu.


Terkini

news
Ganjil genap Puncak

Simak Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor, Berlaku Siang Ini

Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini

news
Kredit Macet Kendaraan yang Bikin Dua Matel Tewas di Kalibata

Kredit Macet Kendaraan yang Bikin Dua Matel Tewas di Kalibata

Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan

mobil
Changan Q07

Spesifikasi Changan Nevo Q07, Kandidat SUV Baru di Indonesia

Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia

news
Kuota Impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo bakal Segera Ditetapkan

Kuota Impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo bakal Segera Ditetapkan

Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026

mobil
Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan

news
Mitsubishi Fuso Kejar Market Share 40 Persen pada 2026

Mitsubishi Fuso Kejar Market Share 40 Persen pada 2026

Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang

motor
Polytron

Meski Sedikit, Polytron Akui Ada Baterai Motor Listrik Rusak

Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan

motor
Polytron

Polytron Siap Luncurkan Portable Fast Charging di 2026

Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya