Yamaha Fazzio Bekas Masih Mulus Nongol di Balai Lelang

Yamaha Fazzio bekas hadir di balai lelang Otolink dengan kondisi mulus padahal unit barunya sulit didapatkan

Yamaha Fazzio Bekas Masih Mulus Nongol di Balai Lelang

TRENOTO – Mencari motor bekas di balai lelang menjadi tren baru di Indonesia. Konsumen bisa mendapatkan unit dengan harga lebih murah dan kondisi ciamik jika beruntung.

Yamaha Fazzio merupakan salah satu skutik yang tengah digemari di Tanah Air. Ini merupakan skutik berstatus hybrid pertama dan diluncurkan pada awal tahun lalu.

Namun untuk mendapatkan unit tersebut tidaklah mudah. Karena PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masih kesulitan memenuhi permintaan konsumen.

Photo : Otolink

Oleh karena itu tidak jarang calon pembeli harus menunggu unitnya datang ke rumah hingga berbulan-bulan. Belum lagi jika bertemu dengan oknum tenaga penjual nakal yang mengutamakan pembelian secara kredit.

Di balik sulitnya mendapatkan unit, Yamaha Fazzio bekas ditemukan di balai lelang Otolink, Jakarta Timur. Kuda besi jenis skutik berkelir merah tersebut memiliki fisik dan mesin prima.

Tertera dalam keterangan balai lelang bahwa kondisi motor berstatus A dan artinya baik. Maklum saja karena kendaraan yang ditawarkan belum berumur 1 tahun.

Baca juga : Masih Inden, Harga Yamaha Fazzio Bekas Digoreng Oknum Pedagang

Berdasarkan pelat nomornya baru keluar surat-surat pada April 2022. Sedangkan disebutkan STNK kendaraan sudah tidak ada alias hilang.

“Biasanya kalau tidak ada STNK begini adalah motor tarikan atau kredit macet. Sampai ditarik umumnya sudah tidak bayar 3 bulan dan pemiliknya tidak memberikan STNK,” kata Nurkholis, Staff PT Balai Lelang Megatama (Otolink) kepada TrenOto (02/01).

Yamaha Fazzio bekas yang ada pada balai lelang Otolink ini merupakan unit baru masuk, sehingga belum ditetapkan harga awalnya. Namun disebutkan lebih lanjut bahwa umumnya dengan kondisi mulus, unit dipasarkan Rp17 jutaan.

Lalu pada proses lelang umumnya motor laku dibeli konsumen seharga Rp19 sampai Rp20 jutaan. Artinya ada selisih Rp1 jutaan karena di laman resmi Yamaha, Fazzio Neo diniagakan Rp21.8 jutaan.

Photo : Otolink

Kemudian untuk mengurus STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), dikatakan membutuhkan biaya ratusan ribu. Angka tersebut belum termasuk pembuatan surat kehilangan di kepolisian.

“Biasanya biaya pengurusan STNK tidak sampai Rp1 juta. Kalau mau pakai biro jasa juga bisa paling nambah Rp50 sampai Rp100 ribu,” jelasnya kemudian.

Balai Lelang Otolink memulai aktivitas setiap Selasa. Untuk mobil dimulai pada 11.00 WIB dan motor dilangsungkan pada pukul 13.00 WIB.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV