Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Memasuki akhir 2025, pasar motor baru memberikan kinerja positif. Sesuatu yang perlu menjadi perhatian.
Mengingat di tahun ini banyak rintangan yang menghadang industri otomotif. Kemudian berdampak pada daya beli masyarakat.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi, kinerja pasar kendaraan roda dua anyar terus meningkat dan melampaui target.
“Targetnya kan antara 6,3 juta sampai 6,4 juta unit gitu kan, mudah-mudahan sih bisa terlampaui lah ya,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, kepada KatadataOTO, Selasa (30/12).
Sigit pun mengaku senang dengan apa yang terjadi. Sebab industri sepeda motor mampu bertahan sepanjang 2025.
Bahkan dapat menunjukkan pertumbuhan di tahun ini. Menjadi pencapaian yang cukup baik pada 2025.
“Mudah-mudahan bisa lewat 6,4 juta (motor baru) lah begitu,” tegas Sigit.
Sekadar mengingatkan, AISI melaporkan pada November 2025 ada 523.591 unit yang tersalurkan dari pabrik ke diler (wholesales).
Jika dilihat jumlah di atas melemah hingga 11,31 persen, bila dibandingkan dengan perolehan satu bulan sebelumnya.
Sebab pada Oktober 2025, wholesales motor baru di Tanah Air sempat menembus 590.362 unit.
Akan tetapi bila dibandingkan dengan November 2024, menunjukkan kenaikan. Mencapai 2,08 persen dari 512.942 unit.
Sementara bila ditotal, wholesales motor baru sepanjang 2025 berhasil berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah tahun lalu yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik. Mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales motor baru.
Di sisi lain, AISI turut melaporkan wholesales kendaraan roda dua anyar di pasar ekspor. Pada November 2025 mencatatkan 43.426 unit.
Kembali terkoreksi 11,39 persen bila dibandingkan dengan 49.009 unit pada Oktober 2025.
Secara total, Yamaha, Honda, Suzuki, TVS, sampai Kawasaki berhasil mengekspor 502.592 unit kendaraan roda dua dari Januari sampai November 2025.
Melihat data di atas, bukan tidak mungkin wholesales motor baru dapat menyentuh 6,4 juta unit bahkan melebihi.
Hal tersebut bisa saja terjadi, mengingat di akhir tahun biasanya para pabrikan berlomba-lomba menggoda masyarakat.
Seperti dengan menghadirkan beragam program menarik. Semisal diskon, potongan tenor, hingga opsi cicilan ringan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda