Penjualan LCGC Bisa Naik Lagi Asal Para APM Pakai Strategi Ini
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Memasuki akhir 2025, pasar motor baru memberikan kinerja positif. Sesuatu yang perlu menjadi perhatian.
Mengingat di tahun ini banyak rintangan yang menghadang industri otomotif. Kemudian berdampak pada daya beli masyarakat.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi, kinerja pasar kendaraan roda dua anyar terus meningkat dan melampaui target.
“Targetnya kan antara 6,3 juta sampai 6,4 juta unit gitu kan, mudah-mudahan sih bisa terlampaui lah ya,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, kepada KatadataOTO, Selasa (30/12).
Sigit pun mengaku senang dengan apa yang terjadi. Sebab industri sepeda motor mampu bertahan sepanjang 2025.
Bahkan dapat menunjukkan pertumbuhan di tahun ini. Menjadi pencapaian yang cukup baik pada 2025.
“Mudah-mudahan bisa lewat 6,4 juta (motor baru) lah begitu,” tegas Sigit.
Sekadar mengingatkan, AISI melaporkan pada November 2025 ada 523.591 unit yang tersalurkan dari pabrik ke diler (wholesales).
Jika dilihat jumlah di atas melemah hingga 11,31 persen, bila dibandingkan dengan perolehan satu bulan sebelumnya.
Sebab pada Oktober 2025, wholesales motor baru di Tanah Air sempat menembus 590.362 unit.
Akan tetapi bila dibandingkan dengan November 2024, menunjukkan kenaikan. Mencapai 2,08 persen dari 512.942 unit.
Sementara bila ditotal, wholesales motor baru sepanjang 2025 berhasil berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah tahun lalu yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik. Mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales motor baru.
Di sisi lain, AISI turut melaporkan wholesales kendaraan roda dua anyar di pasar ekspor. Pada November 2025 mencatatkan 43.426 unit.
Kembali terkoreksi 11,39 persen bila dibandingkan dengan 49.009 unit pada Oktober 2025.
Secara total, Yamaha, Honda, Suzuki, TVS, sampai Kawasaki berhasil mengekspor 502.592 unit kendaraan roda dua dari Januari sampai November 2025.
Melihat data di atas, bukan tidak mungkin wholesales motor baru dapat menyentuh 6,4 juta unit bahkan melebihi.
Hal tersebut bisa saja terjadi, mengingat di akhir tahun biasanya para pabrikan berlomba-lomba menggoda masyarakat.
Seperti dengan menghadirkan beragam program menarik. Semisal diskon, potongan tenor, hingga opsi cicilan ringan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Februari 2026, 14:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
03 Februari 2026, 12:00 WIB
03 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 20:37 WIB
Geely akan memperkenalkan kembali brand Zeekr yang menawarkan kemewahan kelas atas namun lebih terjangkau
04 Februari 2026, 19:07 WIB
Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif