Yamaha Ajak Anak Muda Unjuk Bakat Pakai Grand Filano
24 September 2026, 11:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual Yamaha di Kabupaten Bogor mengaku penjualan motor baru mereka turun di awal 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Industri otomotif Indonesia kembali menjadi sorotan. Sebab penjualan motor baru pada Januari 2025 cukup lesu.
Beberapa hal dinilai sebagai penyebab kondisi itu terjadi. Misalkan wacana penerapan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan).
“Ya kalau drop banget sih tidak, akan tetapi kita memang ada penurunan,” ungkap salah satu tenaga penjual Yamaha di Kabupaten Bogor, Jawa Barat kepada KatadataOTO, Minggu (09/02).
Dia menuturkan bahwa turunnya pendapatan mereka, dikarenakan isu penerapan opsen BBNKB maupun PKB di Bogor.
Hal tersebut membuat masyarakat menunda pembelian motor baru di awal tahun. Sehingga sangat berpengaruh ke mereka.
Sayang wiraniaga satu ini tidak menjelaskan berapa jumlah penurunan penjualan motor baru secara detil di diler mereka bulan lalu.
“Kurang lebih 10 persen (dari pendapatan biasanya) agak lumayan,” dia menuturkan.
Ia berharap kondisi seperti di atas bisa segera berakhir. Sehingga penjualan kendaraan roda dua anyar dapat bergairah lagi.
Sekadar informasi, sebelumnya Aisi melaporkan bahwa pasar motor baru mengalami penurunan di Januari 2025.
Mereka mencatat hanya berada di angka 557.191 unit untuk domestik. Jumlah tersebut terkoreksi 5,9 persenan bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2024.
Sementara buat pasar ekspor meningkat jadi 41.489 unit. Sedangkan pada Januari 2024 berada di level 34.991 kendaraan roda dua.
Patut diketahui pemerintah provinsi Jawa Barat turut menerapkan opsen PKB juga BBNKB, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.
Di dalamnya dijelaskan mengenai HKPD (Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah). Lalu diturunkan kepada Perda (Peraturan Daerah) 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah juga Retribusi Daerah.
Kendati demikian pemerintah setempat memberikan angin segar. Mereka menyediakan relaksasi bagi pemilik motor maupun mobil.
“Kabar baiknya, tidak ada kenaikan besaran pajak kendaraan dan bea balik nama di Provinsi Jawa Barat,” tulis Bapenda atau Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat di akun Instagram mereka.
Dengan begitu masyarakat tidak perlu merasa khawatir oleh penerapan opsen PKB maupun BBNKB yang berjalan di tahun ini.
Anda tetap bisa menunaikan kewajiban dengan terjangkau, tanpa ada tambahan biaya ketika ingin membayar pajak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Terkini
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia
27 September 2026, 20:20 WIB
Pada bulan ini harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, jadi kesempatan buat Anda membeli kendaraan
27 September 2026, 19:45 WIB
Kontes modifikasi Customaxi 2026 Yamaha digelar di Bandung, Jawa Barat karena memiliki daya tarik tersendiri
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang