Pasar Motor Baru Melandai, Yamaha Optimistis Capai Target
12 September 2026, 11:00 WIB
Menurut data Aisi di laman resmi mereka, penjualan motor baru sepanjang Januari 2025 menunjukan penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sektor otomotif lagi-lagi menemui batu sandungan. Seperti yang sedang dirasakan oleh industri kendaraan roda dua pada Januari 2025.
Sebab menurut data milik Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) pada Senin (10/02), penjualan motor bulan lalu mengalami penurunan.
Di Januari 2025 hanya mencatatkan angka 557.191 unit untuk pasar domestik. Jumlah tersebut terkoreksi 5,9 persenan bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2024.
Namun hal berbeda justru ditunjukan buat pasar ekspor. Pada bulan lalu meningkat menjadi 41.489 unit.
Tentu capaian di atas perlu menjadi perhatian banyak pihak. Sebab sejumlah faktor digadang-gadang sebagai biang kerok penjualan motor baru di awal 2025 lesu.
Misal kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Kemudian masih ada nilai tukar rupiah terhadap dolar cukup tinggi.
Lalu wacana penerapan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 12 persen, dinilai turut mempengaruhi daya beli masyarakat di Tanah Air.
Ditambah belum jelasnya penerapan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) maupun BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan) di beberapa daerah, juga membuat konsumen menunda beli motor baru di Januari 2025.
Padahal Aisi sempat berharap penjualan motor baru di tahun ini bisa terus bertumbuh dan bergairah di tengah situasi yang sulit.
“Kami sangat berharap mudah-mudahan bisa positif. Lebih baik daripada tahun lalu,” ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO belum lama ini.
Sigit pun meminta semakin banyak daerah memberikan keringanan opsen PKB juga BBNKB. Seperti diterapkan oleh Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat sampai Jawa Timur.
Penting dilakukan agar mendongkrak penjualan motor baru di Indonesia sepanjang 2025. Jadi dapat memberikan banyak dampak positif.
Di sisi lain motor matic masih belum tergoyahkan di pangsa pasar kendaraan roda dua di dalam negeri. Sebab berkontribusi sampai 93,75 persen.
Sementara pada tempat kedua dihuni oleh model underbone atau bebek, sukses menyumbangkan 3,37 persen.
Terakhir di tangga ketiga menjadi milik motor sport. Sepanjang Januari 2025 berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 2,89 persen.
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
34.991 |
5571.191 |
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
34.991 |
41.489 |
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
26 Juli 2026, 22:05 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti