5 Pemenang SMEV Build Off Bakal Mejeng di Kustomfest 2024
09 Maret 2024, 07:00 WIB
Sudah diproduksi lokal, TKDN motor listrik SMEV EM-1 mencapai 62 persen dan masih incar subsidi pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Studio Motor Electric Vehicle atau SMEV merupakan salah satu produsen motor listrik Tanah Air yang berawal dari bengkel kustom. Saat ini mereka menawarkan dua model yakni SMEV EM-1 dan EM-T.
Dibanderol mulai Rp 64,7 jutaan OTR (On The Road) DKI Jakarta, Tingkat Komponen Dalam Negeri alias TKDN motor listrik SMEV EM-1 sekarang sudah mencapai 62 persen. Untuk itu mereka tengah mengincar pemberian subsidi pemerintah.
Sudah ada beberapa merek motor listrik menerima manfaat tersebut. Seperti Gesits, Yadea sampai Uwinfly. Insentif membuat harga kendaraan bisa lebih ditekan bahkan jadi mulai Rp 7 jutaan saja.
Donny Ariyanto, Founder SMEV mengatakan pihaknya saat ini sudah mengajukan permohonan untuk menerima insentif pemerintah, meski menemukan kendala.
“Kami sudah mengajukan tapi kasarnya motor ini kan masuk premium memang butuh subsidi? Tapi kita masih tetap dalam proses,” ungkap Donny di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menurut Donny EM-1 sudah memiliki TKDN 62 persen. Ia menargetkan di semester kedua SMEV EM-1 bisa mendapatkan insentif motor listrik dari pemerintah.
SMEV juga ingin memperluas cakupan konsumen sehingga dapat lebih dikenal masyarakat, salah satunya dengan pembangunan showroom di wilayah Jakarta.
“Kita berharap di semester dua nanti sudah punya showroom sendiri yang benar-benar communal space di Jakarta. Sekarang kita baru ada di Bali, kalau di Jakarta itu masih jadi satu sama tempat kita merakit motor,” ungkap Donny.
Turut hadir di gelaran Indonesia International Motor Show 2024, SMEV mendapatkan sejumlah konsumen baru yang tertarik untuk membeli motor listrik.
Donny menjelaskan selama pameran ada 21 unit SMEV terjual dengan rincian 12 unit EM-1 dan sembilan untuk EM-T.
EM-1 akan mulai dikirimkan ke konsumen di April, sedangkan EM-T konsumen harus menunggu lebih lama yakni Juli.
“Di luar itu kita banyak memberikan value buat pembeli, misal setiap orang yang beli motor listrik SMEV kita kasih voucher Rp 2 juta dari Eiger, layanan satu tahun free emergency road assistance,” ujar Donny.
Berbagai keuntungan bisa dinikmati pembeli seperti SMEV Tracking System Premium selama satu tahun. Lalu Emergency Road Assistance, bisa diperpanjang dengan biaya tidak lebih dari Rp 550.000 per tahun setelah masa berlangganan gratis habis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2024, 07:00 WIB
24 Juli 2023, 10:19 WIB
24 Juli 2023, 09:00 WIB
Terkini
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry