Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Gesits terus berupaya untuk meningkatkan penjualan motor listrik di Indonesia melalui cara mereka sendiri
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor listrik di Indonesia masih belum berjalan seperti diharapkan. Seperti yang dirasakan oleh Gesits Motor Nusantara.
Apalagi untuk minat terhadap motor listrik subsidi. Di laman Sisapira, pada Senin (6/5) baru 11.563 unit tersalurkan ke masyarakat.
Berangkat dari fakta tersebut Gesit buka suara. Menurut Bernardi Djumiril, Direktur Utama Gesits hal itu terjadi karena masih ada kendala di masyarakat.
Sehingga penerimaan belum maksimal hingga saat ini. Dia pun menuturkan terdapat berbagai cara buat merangsang minat masyarakat.
“Banyaknya pameran motor listrik merupakan salah satu cara buat terus memperkenalkan produk serta ekosistem baterai agar konsumen nyaman,” ujar Bernardi beberapa waktu lalu.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau kenyamanan di sini adalah masyarakat masih melihat punya motor listrik merepotkan atau belum efisien.
Tapi dengan pameran, bisa memberi pemahaman soal baterai, kualitasnya sampai kemudahan untuk mendapatkannya. Sehingga calon pembeli tidak ragu lagi.
“Kemudian cara kita ya mendekati semua calon pengguna. Baik dari swasta, ASN sampai pegawai BUMN seluruhnya kami masuki,” tegas dia.
Bernardi mengatakan kalau masih ada orang yang belum tahu soal penggunaan motor listrik serta keuntungan apa saja.
Jadi sebenarnya kenalan dahulu, mencoba baru nanti bisa mencari tahu lebih dalam. Sehingga tertarik beralih dari kendaraan konvensional.
Sebelumnya memang Gesits meluncurkan berbagai program. Seperti contoh adalah skema sewa motor listrik mereka.
“Kami sudah mempelajari, untuk memiliki motor listrik masih ada kendala. Pertama adalah harga, makanya kami bekerja sama dengan Motoriz menghadirkan skema pembiayaan yang ringan serta mudah,” ujar Doddy Setiawan, Direktur Marketing PT Gesits Motor Nusantara.
Doddy menjelaskan kalau sewa motor listrik dikhususkan buat karyawan atau Employee Ownership Program. Jadi mereka membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Kemudian melalui skema penyewaaan tersebut dalam periode tertentu, unit yang digunakan bisa menjadi hak milik konsumen.
Lalu mereka juga mengkombinasikan dengan program menarik lain. Sebut saja seperti rental baterai motor listrik.
Sebagai informasi, Gesits merupakan salah satu merek yang mendapat insentif dari pemerintah sebesar Rp 7 juta karena sudah memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 40 persen.
Artinya masyarakat luas bisa membeli produk motor listrik dengan banderol terjangkau. Namun hanya dapat sekali pembelian buat satu KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan