Skuter Listrik Peugeot e-Streetzone Mirip Honda Beat Street

Peugeot e-Streetzone akan diluncurkan pada ajang Paris Motor Show 2022 dengan keunggulannya sebagai motor listrik

Skuter Listrik Peugeot e-Streetzone Mirip Honda Beat Street
Denny Basudewa

TRENOTO – Peugeot e-Streetzone dibuka selubungnya dan akan diluncurkan pada ajang Paris Motor Show 2022 atau Mondial de I’Automobile. Di gelaran tersebut brand asal Perancis tersebut diyakini akan memboyong jajaran motor listrik andalannya.

Paris Motor Show 2022 sendiri dijadwalkan akan bergulir mulai 17 hingga 23 Oktober mendatang. E-Streetzone menjadi salah satu daya tarik Peugeot dalam pasar otomotif di Eropa.

Tidak hanya bodinya yang mungil, tampilannya mirip dengan skutik paling laris di Indonesia yakni Honda Beat. Hal ini terlihat dari fascia depan motor mulai lampu hingga bodi depannya.

Photo : Istimewa

Bahkan bentuk setang atau alat kemudi yang model terbuka juga mengingatkan dengan Beat Street. Kendaraan tersebut bak mengusung gaya petualang nan rebel.

Masuk ke delam segmen skutik Peugeot hadir menawarkan kendaraan masa depan yang ramah lingkungan.

Motor tersebut diharapkan bisa menjadi andalan konsumen dalam rutinitas kesehariannya. Adapun E-Streetzone sendiri bukanlah produk kendaraan ramah lingkungan pertama dari Peugeot.

Disebutkan bahwa meskipun memiliki bodi yang ramping, namun memiliki kemampuan cukup mumpuni. Sebagai motor komuter, Peugeot e-streetzone dikklaim menggendong baterai berukuran besar.

Baca juga : Gagal di RI, Peugeot Motorcycles Coba Peruntungan di Filipina

Klaim pabrikan motor ini mampu menempuh jarak 100 km dalam satu kali pengisian baterai. Padahal berdasarkan lampiran perusahaan, jarak yang bisa diraih pada kendaraan adalah 112 km

Selain itu, Peugeot e-Streetzone dikatakan memiliki 2 baterai yang dapat dilepas salah satunya. Apabila dilepas satu buah baterai, maka jarak tempuhnya menjadi 53 km.

Lalu jika baterai dilepas, maka pengguna motor bisa menyimpan 1 helm dan jaket. Tentunya akan sangat menggembirakan karena sebagai komuter, tentunya dibutuhkan motor praktis dan efisien.

Photo : Istimewa

Brand Peugeot disebutkan akan mulai memasarkan produk kendaraan listrik pada 2023. Motor listrik pertamanya dinamakan e-Ludix dengan brand ambassadornya adalah Novak Djokovic.

Merek asal Perancis ini menjadi sorotan karena berupaya untuk kembali meramaikan pasar otomotif global. Belakangan Peugeot dinyatakan bersalah, karena menduplikasi desain kaki-kaki sepeda motor roda tiga milik Piaggio.

Di Indonesia sendiri Peugeot dua kali menyerah memasarkan produk-produk unggulannya. Kini mereka benar-benar hengkang dari pasar otomotif nasional.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan