Royal Enfield Lebih Pilih Thailand untuk Basis Produksi Asia Pasifik

Royal Enfield lebih memilih berinvestasi di Thailand daripada Indonesia sebagai basis produksi di Asia Pasifik

Royal Enfield Lebih Pilih Thailand untuk Basis Produksi Asia Pasifik
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 31 Desember 2024 | 19:02 WIB

KatadataOTO – Royal Enfield tengah menunjukan pertumbuhan cukup positif di 2024. Terkini jenama asal Inggris tersebut dikabarkan membangun pabrik baru.

Fasilitas produksi tersebut akan berdiri di Thailand. Langkah itu dilakukan demi memenuhi permintaan motor di kawasan Asia Pasifik.

“Pabrik baru tersebut mampu memproduksi lebih dari 30 ribu kendaraan roda dua pertahun. Berlokasi di Samut Prakan, tepat di Selatan Bangkok,” bunyi laporan Rideapart.

Nantinya fasilitas anyar Royal Enfield bakal melayani kebutuhan konsumen di sejumlah negara. Seperti Filipina, Vietnam, Malaysia sampai Indonesia.

Royal Enfield Dirikan Pabrikan di Thailand, Indonesia Nanti Dulu
Photo : Royal Enfield

Mereka menilai kalau pasar kendaraan roda dua Asia Pasifik menunjukan kemajuan, sehingga memutuskan berinvestasi di negeri Gajah Putih.

“Dengan pasar Asia Pasifik yang menawarkan potensi besar untuk segmen motor sedang, tujuan strategis kami adalah bergerak lebih dekat ke pasar tersebut,” ungkap Yadvinder Singh, CCO (Chief Commercial Officer) Royal Enfield Global.

Ia menyadari bahwa kondisi ekonomi di Thailand tidak sedang baik-baik saja. Padahal faktanya pertumbuhan pasca pandemi di Indonesia masih lebih baik dari negeri Gajah Putih.

Namun dia menjelaskan bahwa Royal Enfield ingin memanfaatkan potensi pasar di Asia. Apalagi sekarang banyak peminat kendaraan roda dua dengan mesin berkubikasi kecil sampai menengah.

Sehingga mereka memutuskan untuk mendirikan pabrik di Thailand. Jadi bisa lebih masif memasarkan produk-produk di masa mendatang.

“Hal ini menunjukan komitmen kami terhadap potensi pasar serta komunitas sepeda motor yang terus berkembang,” dia menegaskan.

Dengan mendekatkan diri, harapan konsumen tentu harga lebih kompetitif dari sebelumnya. Perlu diketahui, banderol Royal Enfield di Tanah Air selama ini tidak bisa dibilang murah.

Di sisi lain pabrik di Thailand merupakan fasilitas produksi keenam Royal Enfield. Sebab sebelumnya sudah ada di Argentina, Kolombia, Brasil, Bangladesh serta Nepal.

Sebagai informasi, Royal Enfield sukses meraih hasil apik di 2024. Pasalnya mampu membukukan penjualan lebih dari 900 ribu unit secara global.

Sedangkan menurut laporan The Nation Thailand, selama 2023 Royal Enfield mampu meniagakan sekitar 4.000-an kendaraan roda dua di Negeri Gajah Putih.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 8 Oktober 2026, Cek Biayanya

SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan kepolisian, agar bisa lebih memudahkan masyarakat

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 8 Oktober 2026

Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini 8 Oktober 2026

Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya

mobil
Hyundai Palisade Hybrid

Penjualan Naik, Hyundai Sebut Pasar Mobil Mewah Indonesia Potensial

Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi

news
BNI TapCash

Cara Nyaman Road Trip Bareng Keluarga, Manfaatkan BNI TapCash

BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip

otosport
Pertamina Enduro VR46

Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika

Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia

otosport
MotoGP Mandalika 2026

Jadwal MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Dihantui Kutukan

MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 7 Oktober 2026, di Tahap Evaluasi

Evaluasi terhadap aturan Ganjil Genap Jakarta terus dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan