Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Mengutip data Aisi di laman resmi mereka, penjualan motor baru secara domestik berhasil sentuh 5,9 juta unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru di Indonesia pada November 2024 sepertinya belum menunjukan hasil memuaskan. Sebab menurut data Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) bulan lalu hanya mencatatkan 512.942 unit untuk domestik.
Angka di atas turun jika dibandingkan periode serupa di 2023. Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena ada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang dilakukan serentak pada Rabu (27/11).
Padahal sebelumnya Aisi cukup percaya diri kalau Pilkada tidak bakal membawa dampak negatif bagi pasar kendaraan roda dua di Tanah Air.
“Semua sudah kami perhitungkan sejak awal tahun, mudah-mudahan situasinya tidak begitu rawan,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Sigit bahkan optimistis pasar kendaraan roda dua terus bertumbuh. Sehingga tidak mengalami penurunan seperti di April 2024 lalu.
Akan tetapi penjualan motor baru di bulan lalu sedikit terkoreksi atau minus 5,7 persen dibanding Oktober 2024 (month to month) yang mencatatkan 544.392 unit.
Sedangkan bila diakumulasi (Januari – November), pasar kendaraan roda dua mampu mencatatkan total 5,9 juta unit. Dengan kontribusi motor matic sebanyak 90,26 persen.
Lalu buat model underbone menyumbang sekitar 5,42 persen. Terakhir untuk sport menempati urutan terakhir berbekal 4,32 persen.
Di sisi lain untuk eskpor mengalami peningkatan, di November 2024 mencatatkan 58.868 unit. Naik tipis dari bulan sebelumnya.
Sementara itu angka 5,9 juta unit bisa dibilang masih cukup jauh dari target telah ditentukan Aisi sebelumnya. Sebab mereka berharap meniagakan kendaraan roda dua 6,2 juta sampai 6,5 juta unit di 2024.
Bila melihat tren di November lalu, dirasa cukup sulit jika ingin menembus 6,5 juta unit. Sebab dibutuhkan 570 ribuan motor terjual pada Desember 2024.
Apalagi pada bulan ini tidak ada pemicu seperti pameran atau acara lain yang mendukung penjualan, agar penjualan kendaraan roda dua bisa melejit.
Ditambah di Desember 2023, pasar sepeda motor hanya menorehkan 427 ribuan unit saja. Sehingga menjadi tantangan bagi para pabrikan buat mendongkrak penjualan.
Secara umum para diler menawarkan potongan harga besar-besaran di akhir tahun. Tentu dengan harapan bisa mendorong aktivitas pemasaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta