Lini Andalan Honda di PRJ 2026: Skutik sampai Motor Listrik
19 Juni 2026, 15:00 WIB
Mengutip data Aisi di laman resmi mereka, penjualan motor baru secara domestik berhasil sentuh 5,9 juta unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru di Indonesia pada November 2024 sepertinya belum menunjukan hasil memuaskan. Sebab menurut data Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) bulan lalu hanya mencatatkan 512.942 unit untuk domestik.
Angka di atas turun jika dibandingkan periode serupa di 2023. Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena ada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang dilakukan serentak pada Rabu (27/11).
Padahal sebelumnya Aisi cukup percaya diri kalau Pilkada tidak bakal membawa dampak negatif bagi pasar kendaraan roda dua di Tanah Air.
“Semua sudah kami perhitungkan sejak awal tahun, mudah-mudahan situasinya tidak begitu rawan,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Sigit bahkan optimistis pasar kendaraan roda dua terus bertumbuh. Sehingga tidak mengalami penurunan seperti di April 2024 lalu.
Akan tetapi penjualan motor baru di bulan lalu sedikit terkoreksi atau minus 5,7 persen dibanding Oktober 2024 (month to month) yang mencatatkan 544.392 unit.
Sedangkan bila diakumulasi (Januari – November), pasar kendaraan roda dua mampu mencatatkan total 5,9 juta unit. Dengan kontribusi motor matic sebanyak 90,26 persen.
Lalu buat model underbone menyumbang sekitar 5,42 persen. Terakhir untuk sport menempati urutan terakhir berbekal 4,32 persen.
Di sisi lain untuk eskpor mengalami peningkatan, di November 2024 mencatatkan 58.868 unit. Naik tipis dari bulan sebelumnya.
Sementara itu angka 5,9 juta unit bisa dibilang masih cukup jauh dari target telah ditentukan Aisi sebelumnya. Sebab mereka berharap meniagakan kendaraan roda dua 6,2 juta sampai 6,5 juta unit di 2024.
Bila melihat tren di November lalu, dirasa cukup sulit jika ingin menembus 6,5 juta unit. Sebab dibutuhkan 570 ribuan motor terjual pada Desember 2024.
Apalagi pada bulan ini tidak ada pemicu seperti pameran atau acara lain yang mendukung penjualan, agar penjualan kendaraan roda dua bisa melejit.
Ditambah di Desember 2023, pasar sepeda motor hanya menorehkan 427 ribuan unit saja. Sehingga menjadi tantangan bagi para pabrikan buat mendongkrak penjualan.
Secara umum para diler menawarkan potongan harga besar-besaran di akhir tahun. Tentu dengan harapan bisa mendorong aktivitas pemasaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
11 Juni 2026, 09:30 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
07 Juni 2026, 20:47 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia