Penjualan Motor Alva Diklaim Tumbuh Walau Tanpa Insentif
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Mengutip data Aisi di laman resmi mereka, penjualan motor baru secara domestik berhasil sentuh 5,9 juta unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru di Indonesia pada November 2024 sepertinya belum menunjukan hasil memuaskan. Sebab menurut data Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) bulan lalu hanya mencatatkan 512.942 unit untuk domestik.
Angka di atas turun jika dibandingkan periode serupa di 2023. Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena ada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang dilakukan serentak pada Rabu (27/11).
Padahal sebelumnya Aisi cukup percaya diri kalau Pilkada tidak bakal membawa dampak negatif bagi pasar kendaraan roda dua di Tanah Air.
“Semua sudah kami perhitungkan sejak awal tahun, mudah-mudahan situasinya tidak begitu rawan,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Sigit bahkan optimistis pasar kendaraan roda dua terus bertumbuh. Sehingga tidak mengalami penurunan seperti di April 2024 lalu.
Akan tetapi penjualan motor baru di bulan lalu sedikit terkoreksi atau minus 5,7 persen dibanding Oktober 2024 (month to month) yang mencatatkan 544.392 unit.
Sedangkan bila diakumulasi (Januari – November), pasar kendaraan roda dua mampu mencatatkan total 5,9 juta unit. Dengan kontribusi motor matic sebanyak 90,26 persen.
Lalu buat model underbone menyumbang sekitar 5,42 persen. Terakhir untuk sport menempati urutan terakhir berbekal 4,32 persen.
Di sisi lain untuk eskpor mengalami peningkatan, di November 2024 mencatatkan 58.868 unit. Naik tipis dari bulan sebelumnya.
Sementara itu angka 5,9 juta unit bisa dibilang masih cukup jauh dari target telah ditentukan Aisi sebelumnya. Sebab mereka berharap meniagakan kendaraan roda dua 6,2 juta sampai 6,5 juta unit di 2024.
Bila melihat tren di November lalu, dirasa cukup sulit jika ingin menembus 6,5 juta unit. Sebab dibutuhkan 570 ribuan motor terjual pada Desember 2024.
Apalagi pada bulan ini tidak ada pemicu seperti pameran atau acara lain yang mendukung penjualan, agar penjualan kendaraan roda dua bisa melejit.
Ditambah di Desember 2023, pasar sepeda motor hanya menorehkan 427 ribuan unit saja. Sehingga menjadi tantangan bagi para pabrikan buat mendongkrak penjualan.
Secara umum para diler menawarkan potongan harga besar-besaran di akhir tahun. Tentu dengan harapan bisa mendorong aktivitas pemasaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 18:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
12 Maret 2026, 21:00 WIB
PLN menegaskan bakal menambah jumlah SPKLU saat musim mudik Lebaran 2026 untuk beri ketenangan sepanjang perjalanan
12 Maret 2026, 17:00 WIB
MG Motor Indonesia bakal menghadirkan beberapa produk terbarunya di pasar otomotif Indonesia pada tahun ini
12 Maret 2026, 16:00 WIB
GAC Indonesia menyiapkan sejumlah fasilitas gratis, seperti contoh bengkel siaga di beberapa lokasi strategis
12 Maret 2026, 11:00 WIB
VOID Chapter bogor menggelar aksi sosial di Ramadan, yakni buka bersama dan memberi santunan kepada anak yatim
12 Maret 2026, 08:43 WIB
Harga Denza B5 di Indonesia nanti diyakini tidak akan berbeda jauh dari estimasinya yakni Rp 1,2 miliar
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Kepolisian sengaja menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memfasilitasi para pengendara di Kota Kembang
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta dilaksanakan secara ketat dengan pengawasan ketat dari berbagai titik termasuk kamera ETLE
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Persyaratannya mirip perpanjangan di kantor Satpas, simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta hari ini