KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN
15 April 2026, 09:00 WIB
AHM mendukung jika subsidi motor listrik yang diberikan oleh pemerintah dilanjutkan lagi pada tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah terus berupaya menstimulus masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya dengan meluncurkan subsidi motor listrik sejak tahun lalu.
Bantuan tersebut diklaim diterima baik dalam beberapa waktu belakangan. Bahkan kuota yang tersedia pun sudah ludes terserap semua.
Melihat hal di atas AHM (Astra Honda Motor) berharap insentif motor listrik dilanjutkan tahun depan, terutama di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
“AHM mendukung penuh pemerintah mengenai Roadmap elektrifikasi. Subsidi menjadi bagian penting guna mengakselerasi,” ujar Octavianus Dwi, Marketing Director PT AHM di Cikarang, Jawa Barat.
Ia pun sangat ingin bantuan dari pemerintah ini terus berlanjut. Sebab masyarakat bisa membeli kendaraan roda dua setrum dengan banderol terjangkau.
Sehingga para konsumen tertarik untuk menggunakan motor listrik. Terutama memboyong produk-produk dari pabrikan berlambang sayap mengepak.
“Kami mengikuti arahan pemerintah baik soal subsidi maupun cara-cara penyaluran ke masyarakat,” Octa melanjutkan.
Sebagai informasi, sudah ada dua produk AHM yang terdaftar dalam program subsidi motor listrik. Masing-masing adalah Honda EM1 e: serta EM1 e: Plus.
Kemudian mereka juga sedang berusaha memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen produk anyarnya, yakni Honda Icon e: maupun Honda Cuv e:.
Sebagai informasi, Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) membocorkan kalau pemerintah tengah mempertimbangkan insentif kendaraan roda dua elektrik berjalan lagi.
“Untuk 2025 kelihatannya sedang dilakukan perancangan serta penggodokan skemanya seperti apa. Mau subsidi lagi atau dalam bentuk lain, intinya insentif itu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO.
Budi mengaku senang jika bantuan satu ini bisa berlanjut di era Prabowo. Sebab dinilai cukup membantu masyarakat membeli motor listrik dengan harga terjangkau.
Apalagi pemerintah tengah berupaya menurunkan kadar polusi udara di kota-kota besar. Selain itu menekan angka subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak).
“Kita berharap insentif apapun (yang diberikan) bisa membantu industri serta masyarakat. Syukur-syukur masih ada subsidi lagi,” tegas Budi.
Hal senada dilontarkan oleh Dhery Rachman, Wasekjen (Wakil Sekretaris Jenderal) AEML (Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik). Menurutnya subsidi motor listrik bakal terus dilanjut di era pemerintahan Prabowo.
“Kalau melihat dari keterangan bapak-bapak yang nanti akan terpilih, memang kita dapat informasi bakal dilanjut (Subsidi motor listrik),” kata Dhery.
Menurut dia hal itu karena bantuan dari Presiden Jokowi mendapat sambutan hangat. Kemudian kuota yang tersedia hampir terserap sempurna.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
Terkini
24 April 2026, 17:30 WIB
Jetour G700 dan T2 i-DM dicoba oleh seluruh jurnalis dan influencer yang mengikuti ajang test drive eksklusif
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan
24 April 2026, 11:00 WIB
Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI
24 April 2026, 09:00 WIB
Tahun ini Ducati merayakan satu abad eksistensinya di dunia otomotif, gelar kegiatan yang melibatkan pengguna
24 April 2026, 07:00 WIB
Penjualan Daihatsu Gran Max tembus 5.000 unit di periode Maret 2026, kendaraan komersial terlaris di RI
24 April 2026, 06:14 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan SIM keliling Bandung agar para pengendara motor dan mobil bisa terbantu
24 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali berlaku pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB dengan 62 titik lokasi termasuk tol