Komitmen Honda Jaga Pesisir Bangka Belitung, Tanam 500 Mangrove
10 Juli 2026, 22:34 WIB
AHM mendukung jika subsidi motor listrik yang diberikan oleh pemerintah dilanjutkan lagi pada tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah terus berupaya menstimulus masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya dengan meluncurkan subsidi motor listrik sejak tahun lalu.
Bantuan tersebut diklaim diterima baik dalam beberapa waktu belakangan. Bahkan kuota yang tersedia pun sudah ludes terserap semua.
Melihat hal di atas AHM (Astra Honda Motor) berharap insentif motor listrik dilanjutkan tahun depan, terutama di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
“AHM mendukung penuh pemerintah mengenai Roadmap elektrifikasi. Subsidi menjadi bagian penting guna mengakselerasi,” ujar Octavianus Dwi, Marketing Director PT AHM di Cikarang, Jawa Barat.
Ia pun sangat ingin bantuan dari pemerintah ini terus berlanjut. Sebab masyarakat bisa membeli kendaraan roda dua setrum dengan banderol terjangkau.
Sehingga para konsumen tertarik untuk menggunakan motor listrik. Terutama memboyong produk-produk dari pabrikan berlambang sayap mengepak.
“Kami mengikuti arahan pemerintah baik soal subsidi maupun cara-cara penyaluran ke masyarakat,” Octa melanjutkan.
Sebagai informasi, sudah ada dua produk AHM yang terdaftar dalam program subsidi motor listrik. Masing-masing adalah Honda EM1 e: serta EM1 e: Plus.
Kemudian mereka juga sedang berusaha memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen produk anyarnya, yakni Honda Icon e: maupun Honda Cuv e:.
Sebagai informasi, Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) membocorkan kalau pemerintah tengah mempertimbangkan insentif kendaraan roda dua elektrik berjalan lagi.
“Untuk 2025 kelihatannya sedang dilakukan perancangan serta penggodokan skemanya seperti apa. Mau subsidi lagi atau dalam bentuk lain, intinya insentif itu,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO.
Budi mengaku senang jika bantuan satu ini bisa berlanjut di era Prabowo. Sebab dinilai cukup membantu masyarakat membeli motor listrik dengan harga terjangkau.
Apalagi pemerintah tengah berupaya menurunkan kadar polusi udara di kota-kota besar. Selain itu menekan angka subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak).
“Kita berharap insentif apapun (yang diberikan) bisa membantu industri serta masyarakat. Syukur-syukur masih ada subsidi lagi,” tegas Budi.
Hal senada dilontarkan oleh Dhery Rachman, Wasekjen (Wakil Sekretaris Jenderal) AEML (Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik). Menurutnya subsidi motor listrik bakal terus dilanjut di era pemerintahan Prabowo.
“Kalau melihat dari keterangan bapak-bapak yang nanti akan terpilih, memang kita dapat informasi bakal dilanjut (Subsidi motor listrik),” kata Dhery.
Menurut dia hal itu karena bantuan dari Presiden Jokowi mendapat sambutan hangat. Kemudian kuota yang tersedia hampir terserap sempurna.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juli 2026, 22:34 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
27 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Versi produksi dari Chery X tampaknya sudah mulai dites jalan, bakal diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan