Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Dalam rangka melakukan standarisasi baterai, motor listrik Gesits Rp 15 jutaan segera meluncur di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gesits Motor Nusantara terus melakukan inovasi. Seperti yang tengah dikerjakan dengan IBC (Indonesia Battery Corporation).
Mereka sedang mempersiapkan motor litsrik Gesits memakai baterai IBC. Kepastian tersebut disampaikan langsung Doddy Setiawan, Direktur Marketing Gesits Motor Nusantara.
“Kami sudah menggunakannya secara terbatas, sekitar 100 unit ada di beberapa instansi,” ujar Doddy di PEVS 2024 beberapa waktu lalu.
Doddy menjelaskan kalau produk barunya tersebut dipakai buat operasional. Lalu ada yang menggunakan kabinet baterai IBC, yakni metode swap.
Jadi bila hasil pengujian motor listrik Gesits sudah berhasil dan baik, maka mereka segera menawarkan kendaraan setrum tersebut ke masyarakat.
“Estimasi kira-kira tiga bulan lagi kita akan meluncurkan dengan baterai dari IBC,” Dody menambahkan.
Mengenai harga motor listrik Gesits pakai baterai IBC sekarang masih berada di kisaran Rp 20 juta. Namun dia memastikan dapat jauh lebih murah.
Bisa berada di bawah Rp 15 juta jika pakai skema sewa baterai yang telah disiapkan. Sehingga cocok buat konsumen di Indonesia.
Sebagai informasi IBC memegang saham Gesits sebesar 51 persen. Membuat mereka melakukan proyek standarisasi baterai.
Patut diketahui, baterai menjadi komponen kunci dalam industri kendaraan elektrik, terutama terkait kapasitas penyimpanan. Namun sekarang ada kekhawatiran soal ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan banyaknya spesifikasi.
Maka IBC terus mendorong standarisasi baterai motor listrik. Dalam langkah anyarnya mereka menggandeng sejumlah pihak.
Sebut saja seperti Gesits, Volta, Alva, Viar dan United. Selain itu ada juga bengkel konversi seperti Bintang Racing Team hingga Spora EV.
Di sisi lain Gesits menyediakan sewa motor listrik. Hal itu dilakukan buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.
“Kami sudah mempelajari, untuk memiliki motor listrik masih ada kendala. Pertama adalah harga, makanya kami bekerja sama dengan Motoriz menghadirkan skema pembiayaan yang ringan serta mudah,” ucapnya.
Pria tersebut menjelaskan kalau sewa motor listrik dikhususkan buat karyawan atau Employee Ownership Program. Jadi mereka membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Kemudian melalui skema penyewaaan tersebut dalam periode tertentu, unit yang digunakan bisa menjadi hak milik konsumen.
Lalu mereka juga mengkombinasikan dengan program menarik lain. Sebut saja seperti rental baterai motor listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
24 Desember 2025, 09:00 WIB
15 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter