Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Dalam rangka melakukan standarisasi baterai, motor listrik Gesits Rp 15 jutaan segera meluncur di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gesits Motor Nusantara terus melakukan inovasi. Seperti yang tengah dikerjakan dengan IBC (Indonesia Battery Corporation).
Mereka sedang mempersiapkan motor litsrik Gesits memakai baterai IBC. Kepastian tersebut disampaikan langsung Doddy Setiawan, Direktur Marketing Gesits Motor Nusantara.
“Kami sudah menggunakannya secara terbatas, sekitar 100 unit ada di beberapa instansi,” ujar Doddy di PEVS 2024 beberapa waktu lalu.
Doddy menjelaskan kalau produk barunya tersebut dipakai buat operasional. Lalu ada yang menggunakan kabinet baterai IBC, yakni metode swap.
Jadi bila hasil pengujian motor listrik Gesits sudah berhasil dan baik, maka mereka segera menawarkan kendaraan setrum tersebut ke masyarakat.
“Estimasi kira-kira tiga bulan lagi kita akan meluncurkan dengan baterai dari IBC,” Dody menambahkan.
Mengenai harga motor listrik Gesits pakai baterai IBC sekarang masih berada di kisaran Rp 20 juta. Namun dia memastikan dapat jauh lebih murah.
Bisa berada di bawah Rp 15 juta jika pakai skema sewa baterai yang telah disiapkan. Sehingga cocok buat konsumen di Indonesia.
Sebagai informasi IBC memegang saham Gesits sebesar 51 persen. Membuat mereka melakukan proyek standarisasi baterai.
Patut diketahui, baterai menjadi komponen kunci dalam industri kendaraan elektrik, terutama terkait kapasitas penyimpanan. Namun sekarang ada kekhawatiran soal ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan banyaknya spesifikasi.
Maka IBC terus mendorong standarisasi baterai motor listrik. Dalam langkah anyarnya mereka menggandeng sejumlah pihak.
Sebut saja seperti Gesits, Volta, Alva, Viar dan United. Selain itu ada juga bengkel konversi seperti Bintang Racing Team hingga Spora EV.
Di sisi lain Gesits menyediakan sewa motor listrik. Hal itu dilakukan buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.
“Kami sudah mempelajari, untuk memiliki motor listrik masih ada kendala. Pertama adalah harga, makanya kami bekerja sama dengan Motoriz menghadirkan skema pembiayaan yang ringan serta mudah,” ucapnya.
Pria tersebut menjelaskan kalau sewa motor listrik dikhususkan buat karyawan atau Employee Ownership Program. Jadi mereka membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Kemudian melalui skema penyewaaan tersebut dalam periode tertentu, unit yang digunakan bisa menjadi hak milik konsumen.
Lalu mereka juga mengkombinasikan dengan program menarik lain. Sebut saja seperti rental baterai motor listrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota