Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Dalam rangka melakukan standarisasi baterai, motor listrik Gesits Rp 15 jutaan segera meluncur di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gesits Motor Nusantara terus melakukan inovasi. Seperti yang tengah dikerjakan dengan IBC (Indonesia Battery Corporation).
Mereka sedang mempersiapkan motor litsrik Gesits memakai baterai IBC. Kepastian tersebut disampaikan langsung Doddy Setiawan, Direktur Marketing Gesits Motor Nusantara.
“Kami sudah menggunakannya secara terbatas, sekitar 100 unit ada di beberapa instansi,” ujar Doddy di PEVS 2024 beberapa waktu lalu.
Doddy menjelaskan kalau produk barunya tersebut dipakai buat operasional. Lalu ada yang menggunakan kabinet baterai IBC, yakni metode swap.
Jadi bila hasil pengujian motor listrik Gesits sudah berhasil dan baik, maka mereka segera menawarkan kendaraan setrum tersebut ke masyarakat.
“Estimasi kira-kira tiga bulan lagi kita akan meluncurkan dengan baterai dari IBC,” Dody menambahkan.
Mengenai harga motor listrik Gesits pakai baterai IBC sekarang masih berada di kisaran Rp 20 juta. Namun dia memastikan dapat jauh lebih murah.
Bisa berada di bawah Rp 15 juta jika pakai skema sewa baterai yang telah disiapkan. Sehingga cocok buat konsumen di Indonesia.
Sebagai informasi IBC memegang saham Gesits sebesar 51 persen. Membuat mereka melakukan proyek standarisasi baterai.
Patut diketahui, baterai menjadi komponen kunci dalam industri kendaraan elektrik, terutama terkait kapasitas penyimpanan. Namun sekarang ada kekhawatiran soal ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan banyaknya spesifikasi.
Maka IBC terus mendorong standarisasi baterai motor listrik. Dalam langkah anyarnya mereka menggandeng sejumlah pihak.
Sebut saja seperti Gesits, Volta, Alva, Viar dan United. Selain itu ada juga bengkel konversi seperti Bintang Racing Team hingga Spora EV.
Di sisi lain Gesits menyediakan sewa motor listrik. Hal itu dilakukan buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.
“Kami sudah mempelajari, untuk memiliki motor listrik masih ada kendala. Pertama adalah harga, makanya kami bekerja sama dengan Motoriz menghadirkan skema pembiayaan yang ringan serta mudah,” ucapnya.
Pria tersebut menjelaskan kalau sewa motor listrik dikhususkan buat karyawan atau Employee Ownership Program. Jadi mereka membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Kemudian melalui skema penyewaaan tersebut dalam periode tertentu, unit yang digunakan bisa menjadi hak milik konsumen.
Lalu mereka juga mengkombinasikan dengan program menarik lain. Sebut saja seperti rental baterai motor listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 09:00 WIB
20 Januari 2026, 07:00 WIB
19 Januari 2026, 16:00 WIB
17 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur
23 Januari 2026, 10:00 WIB
Di tengah tantangan proses restrukturisasi, Neta memastikan tetap berkiprah dan melayani konsumen Indonesia
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha memberi sinyal ingin terus memakai jasa Fabio Quartararo untuk berkompetisi dalam ajang MotoGP
23 Januari 2026, 08:17 WIB
Diler kedua Lepas di Indonesia resmi dibuka di Sunter sebagai bentuk komitmen jangka panjangnya di RI
23 Januari 2026, 08:08 WIB
Geely EX2 akan dipasarkan menjadi Rp 255 jutaan setelah periode promo berakhir pada 15 Februari mendatang
23 Januari 2026, 06:00 WIB
Warga kota Kembang bisa manfaatkan SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
23 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa menjelang akhir pekan, masih tersedia di lima lokasi berbeda
23 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah kembali lakukan pembatasan ganjil genap Jakarta pada akhir pekan buat atasi kemacetan di jalan utama