Motor Listrik Sport Honda WN7 Mulai Dijual, Harga Rp 304 Jutaan
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Moeldoko mengatakan kalau Indonesia bisa memiliki motor listrik nasional karena memiliki beberapa hal yang bisa mendorongnya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik) ingin Indonesia segera memiliki motor elektrik nasional. Hal itu ia katakan saat berkunjung ke IIMS 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (24/2).
Menurutnya Indonesia memiliki kemampuan membuat kendaraan ramah lingkungan. Oleh sebabnya dia optimistis bisa mewujudkan hal tersebut dalam waktu dekat.
“Mengenai motor listrik nasional sangat mungkin terjadi. Pertama dinamo dan baterai rakitan dalam negeri bakal segera dibuat, jadi bisa saja,” ujar Moeldoko.
Lebih lanjut pria yang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan itu mengatakan kalau pemerintah tengah bersiap menggandeng perusahaan dunia untuk memproduksi penampung daya di Tanah Air.
Hal ini agar mendorong pengembangan ekosistem kendaraan setrum di sini. Jadi jika hal tersebut telah terwujud tinggal berfokus membuat controller sendiri yang sekarang masih diimpor dari luar negeri.
“Jika ketiga komponen itu sudah bisa dibuat secara mandiri bukan tidak mungkin tinggal kita kasih merek saja,” tegasnya.
Tentu jika Indonesia bisa membuat motor listrik nasional maka bisa membuat masyarakat beralih dari kendaraan konvensional jadi lebih mudah. Terlebih jika harganya ramah di kantong.
Sebab menurut Moeldoko, pemerintah sudah memiliki beragam peraturan yang sudah diluncurkan. Seperti contoh Inpres (Instruksi Presiden) No 7 tahun 2022.
Dalam peraturan tersebut dijelaskan kalau Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat serta Daerah.
“Tentu bisa menjadi pemicu bagi pertumbuhan industri motor elektrik yang ada di Indonesia,” lanjutnya.
Selain itu juga masyarakat ingin membeli motor listrik bakal diberikan subsidi sebesar Rp7 juta. Namun hal ini belum diputuskan secara pasti.
Sebab masih digodok oleh pemerintah hingga saat ini. Jika itu sudah terealisasi maka industri kendaraan ramah lingkungan bisa semakin berkembang pesat.
“ Selanjutnya sebagai pemacu masyarakat menggunakan beralih ke kendaraan listrik lalu diikuti dengan adanya insentif agar bisa memberi daya dorong bagi industri karena satu sama lain saling berhubungan,” Moeldoko menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
24 Juni 2026, 15:00 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya