Memburu Motor Listrik Bekas di Lapak Pedagang

Siap memberikan fasilitas bagi pemilik motor listrik bekas, pedagang memberikan syarat khusus terkait hal ini

Memburu Motor Listrik Bekas di Lapak Pedagang
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Menjadi kendaraan ramah lingkungan karena tak memiliki emisi gas buang, motor listrik mulai dilirik masyarakat saat ini. Pemerintah juga mulai menyiapkan infrastruktur pendukung agar kendaraan bisa digunakan dengan lebih nyaman.

Meski demikian, pemilik motor listrik bekas saat ini hanya bisa menjual kendaraannya melalui e-commerce karena pedagang enggan memberikan fasilitas tersebut.

"Saat ini masih belum untuk motor listrik. Tapi saya sebenarnya mau saja menjual motor listrik asalkan ada pihak leasing yang mau memberikan fasilitas," kata Simon pemilik showroom motor bekas Lu Minta Motor kepada TrenOto, Senin (9/5/2022).

Simon mengaku belum ada perusahaan leasing yang mau memberikan fasilitas terkait pembelian kredit kepada konsumen yang tertarik memimang motor dengan tenaga baterai tersebut. Karenanya pihaknya masih enggan menjual motor listrik bekas.

Photo : 123RF

"Belum ada sampai saat ini. Susah soalnya kalau enggak ada leasing karena memang banyak pembeli yang lebih memilih untuk melakukan pembelian secara kredit," ujarnya. 

Saat berbincang lebih jauh Simon juga menegaskan bila konsumen di tempatnya sebagian besar melakukan pembelian motor dengan sistem kredit.

"Untuk konsumen di kami itu 85 persen kredit. Jadi kalau enggak ada leasing yang bantu susah juga. Karena itu kalau ada leasing saya mau aja jual motor listrik," tuturnya.

Photo : 123RF

Perusahaan Otomotif Mulai Melirik Motor Listrik

Seiring berjalannya waktu, terdapat cukup banyak perusahaan yang mencoba peruntungannya menjual motor listrik untuk pasar otomotif Tanah Air. 

Terdapat sedikitnya 5 merek motor listrik yang siap menjadi pilihan bagi konsumen Tanah Air, yakni Gesit, Viar, Volta, Selis dan Niu.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada 2060 dengan menyusun peta jalan (roadmap) untuk menghadapi tantangan serta risiko perubahan iklim di masa mendatang. 

Hal ini sejalan dengan kebijakan diakselerasi, seperti peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil dan penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi.

Setelah konversi 100 unit motor bensin ke listrik pada 2021, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan serupa pada 2022. Hanya saja jumlahnya kini meningkat menjadi 1.000 unit kendaraan. 


Terkini

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit

mobil
Chery Q EV

Chery Q Tawarkan Standar Baru di Segmen Mobil EV Rp200 Jutaan

Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa

mobil
Jetour

JETOUR T1, Opsi Baru SUV Urban Bernuansa Tangguh

SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Akhir Juni 2026

Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Terakhir di Juni 2026

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Berlaku Kecuali 7 Jenis Kendaraan

Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi