Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut KNKT rem ABS memiliki peran penting pada sepeda motor, sebab bisa minimalisir risiko kecelakaan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Malaysia akan mewajibkan sepeda motor dengan mesin berkubikasi 150 cc ke atas memiliki fitur ABS (Anti-lock Braking System). Rencananya kebijakan tersebut bakal diterapkan pada 1 Januari 2025.
Mereka menilai kalau fitur tersebut mampu menjaga keselamatan para pengendara. Sehingga bisa meminimalisir kecelakaan di jalan raya sampai 30 persen.
Hal senada turut dilontarkan oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Mereka menilai fitur ABS penting tersemat pada sepeda motor.
“Rem ABS adalah sebuah teknologi digunakan di kendaraan roda empat maupun dua untuk mengurangi risiko selip yang terjadi karena ban terkunci saat pengemudi melakukan Hard Braking dalam kecepatan tinggi,” buka Ahmad Wildan, Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan Komite KNKT kepada KatadaOTO, Selasa (20/8).
Wildan mengatakan dalam beberapa kasus rem ABS terbukti cukup efektif membantu para pengendara. Jadi dapat terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
Memang jika dilihat jumlah kecelakaan di Indonesia terbilang tinggi. Menurut data milik MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) ada sekitar 116.000 kasus sepanjang 2023.
Dari jumlah di atas 77 persen didominasi kecelakaan sepeda motor. Kebanyakan korban dalam usia produktif, yakni 25 hingga 40 tahun.
Kemudian jika ditelisik lebih dalam, motor matic mendominasi penjualan kendaraan roda dua di Tanah Air. Kendaraan tersebut berkontribusi sampai 90,26 persen di 2023.
Lalu bila dirinci berdasarkan data di atas, matic Entry Level atau murah lebih banyak beredar di pasaran. Ambil contoh Honda Beat rata-rata terjual 160 tibu unit perbulannya, belum lagi ditambah model lain seperti Yamaha Mio dan Suzuki Nex.
Angka tersebut sudah hampir sepertiga dari pasar motor matic atau Scooter berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Adapun penjualan sepeda motor pada Juli 2024 mencapai 598.901 unit.
Sayang produk-produk tersebut belum dilengkapi oleh sistem pengereman ABS. Faktor harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan belum disematkannya teknologi ABS.
Adapun pada matic premium kelas 150 cc sendiri tidak seluruh varian telah dilengkapi sistem pengereman ABS. Salah satu contohnya adalah Yamaha Lexi tipe Standard belum dilengkapi sistem tersebut.
Sehingga masyarakat cukup berisiko mengalami peristiwa tak terduga di jalan. Apalagi jika memakai motor dalam kegiatan sehari-hari.
Jadi rem ABS pada kendaraan roda dua dinilai penting. Dapat diandalkan ketika melewati jalanan basah serta saat melakukan pengereman mendadak
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan