Quad Lock Resmi Hadirkan Phone Holder Tahan Banting di GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Menurut KNKT rem ABS memiliki peran penting pada sepeda motor, sebab bisa minimalisir risiko kecelakaan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Malaysia akan mewajibkan sepeda motor dengan mesin berkubikasi 150 cc ke atas memiliki fitur ABS (Anti-lock Braking System). Rencananya kebijakan tersebut bakal diterapkan pada 1 Januari 2025.
Mereka menilai kalau fitur tersebut mampu menjaga keselamatan para pengendara. Sehingga bisa meminimalisir kecelakaan di jalan raya sampai 30 persen.
Hal senada turut dilontarkan oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Mereka menilai fitur ABS penting tersemat pada sepeda motor.
“Rem ABS adalah sebuah teknologi digunakan di kendaraan roda empat maupun dua untuk mengurangi risiko selip yang terjadi karena ban terkunci saat pengemudi melakukan Hard Braking dalam kecepatan tinggi,” buka Ahmad Wildan, Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan Komite KNKT kepada KatadaOTO, Selasa (20/8).
Wildan mengatakan dalam beberapa kasus rem ABS terbukti cukup efektif membantu para pengendara. Jadi dapat terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
Memang jika dilihat jumlah kecelakaan di Indonesia terbilang tinggi. Menurut data milik MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) ada sekitar 116.000 kasus sepanjang 2023.
Dari jumlah di atas 77 persen didominasi kecelakaan sepeda motor. Kebanyakan korban dalam usia produktif, yakni 25 hingga 40 tahun.
Kemudian jika ditelisik lebih dalam, motor matic mendominasi penjualan kendaraan roda dua di Tanah Air. Kendaraan tersebut berkontribusi sampai 90,26 persen di 2023.
Lalu bila dirinci berdasarkan data di atas, matic Entry Level atau murah lebih banyak beredar di pasaran. Ambil contoh Honda Beat rata-rata terjual 160 tibu unit perbulannya, belum lagi ditambah model lain seperti Yamaha Mio dan Suzuki Nex.
Angka tersebut sudah hampir sepertiga dari pasar motor matic atau Scooter berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Adapun penjualan sepeda motor pada Juli 2024 mencapai 598.901 unit.
Sayang produk-produk tersebut belum dilengkapi oleh sistem pengereman ABS. Faktor harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan belum disematkannya teknologi ABS.
Adapun pada matic premium kelas 150 cc sendiri tidak seluruh varian telah dilengkapi sistem pengereman ABS. Salah satu contohnya adalah Yamaha Lexi tipe Standard belum dilengkapi sistem tersebut.
Sehingga masyarakat cukup berisiko mengalami peristiwa tak terduga di jalan. Apalagi jika memakai motor dalam kegiatan sehari-hari.
Jadi rem ABS pada kendaraan roda dua dinilai penting. Dapat diandalkan ketika melewati jalanan basah serta saat melakukan pengereman mendadak
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat