Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air
20 September 2026, 21:41 WIB
Standarisasi baterai motor listrik masih perlu jadi perhatian, Kemenperin kembali ingatkan para produsen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Standarisasi baterai motor listrik masih jadi salah satu kendala dihadapi produsen di Tanah Air. Pemerintah juga didorong untuk menerbitkan regulasi terkait hal tersebut agar bisa mempercepat penjualan kendaraan listrik termasuk konversi.
Perlu diketahui standarisasi penyimpan daya meliputi baterai itu sendiri sampai SPKBLU (stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum) atau swap station.
Agus Gumiwang selaku Menteri Perindustrian menyebut bahwa standarisasi baterai motor listrik masih menjadi tantangan utama buat para pelaku usaha.
“Saya kira itu juga akan membuat masyarakat sebagai calon konsumen bisa lebih nyaman dengan adanya standarisasi,” ujar Agus di sela pembukaan pameran otomotif IMOS 2023, ICE BSD, Tangerang.
Apabila sudah ada standar untuk seluruh kendaraan roda dua bertenaga listrik yang mengadopsi fitur swap battery tentu jadi lebih mudah dan menenangkan jika masyarakat ingin berpergian jarak jauh.
Karena baterai digunakan antar motor sama sehingga seperti SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) yang bisa digunakan beragam tipe dan model mobil listrik di Indonesia.
“Sudah kita berikan arahan untuk memulai komunikasi dengan para produsen bagaimana kita merumuskan standarisasi. Cepat atau lambat kita harus punya standar dari kendaraan listrik roda dua,” tegas dia.
Sebelumnya PT PLN Persero bersama PT IBC (Indonesia Battery Corporation) telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) bersama tiga pabrikan yakni Gesits, Volta dan Alva.
Dalam kesepakatan itu IBC menjadi pemasok baterai ketiga produsen tersebut, dan PLN sebagai penyuplai daya serta infrastruktur SPBKLU.
Hal tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB untuk Transportasi Jalan.
“Dengan penambahan fasilitas penukaran baterai motor lsitrik diperbanyak di tiap lokasi, tentu ke depan peningkatan konsumsi harus disediakan oleh PLN,” ucap Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN.
Apabila sudah ada standarisasi baterai merata, masyarakat diharapkan bisa lebih yakin beralih dari motor konvensional. Karena SPBKLU dapat digunakan untuk beragam jenis baterai.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya