Honda Investasi Rp52 Triliun, Siapkan Motor Listrik Murah

Guna mengejar target produksi 4 juta motor listrik per tahun dan 30 model baru, Honda investasi Rp52 triliun

Honda Investasi Rp52 Triliun, Siapkan Motor Listrik Murah

KatadataOTO – Honda punya target menjual 4 juta motor listrik setiap tahun per 2030. Guna mengejar komitmen tersebut Honda investasi Rp52 triliun dan menyiapkan 30 model baru untuk konsumen.

Dalam sebuah konferesi pers disebutkan bahwa Honda juga akan membangun pabrik khusus dan menjaga harga motor listrik tetap terjangkau sehingga memenuhi target. 

Daiki Mihara, Head of Honda Motorcycle Electrification Unit menyebut bahwa motor listrik memang semakin berkembang di wilayah India dan Asia Tenggara karena ada dukungan dari pemerintah.

“Kami meningkatkan target kami untuk memenuhi permintaan,” ujar Mihara dalam konferensi pers, dikutip dari Nikkei Asia, Kamis (30/11).

Motor Listrik Honda EM1 e Resmi Mengaspal , Bisa Dipesan di GIIAS 2023
Photo : TrenOto

100 miliar yen pertama diinvestasikan pada 2021 – 2025 untuk penelitian dan pengembangan desain serta komponen motor listrik. Lalu pengembangan dilakukan untuk produk dan baterai.

Investasi tersebut juga mencakup pembangunan pabrik khusus motor listrik dengan total investasi 50 miliar yen, dapat memproduksi 1 juta unit setiap tahun. Dikatakan fasilitas itu mulai beroperasi 2027

Hanya saja belum diungkapkan lokasi di mana Honda bakal dirikan pabrik tersebut namun kemungkinan di kawasan India atau Asia Tenggara.

Honda berharap dapat mengurangi banderol motor listrik per 2030 dengan cara mengurangi komponen, mengoptimasi baterai dan meningkatkan efisiensi produksi. Sehingga dapat memudahkan beragam lapisan konsumen untuk pakai motor listrik.

“Banyak konsumen kami tinggal di negara berkembang dan menggunakan motor listrik untuk mobilitas. Jadi kami menargetkan kisaran harga yang paling ramah buat konsumen,” tegas Mihara.

Tentu ada tantangan dihadapi pabrikan. Karena motor listrik kemungkinan tidak akan sama menguntungkan dengan motor konvensional karena beberapa faktor seperti kapasitas produksi kecil dan biaya pengembangan mahal.

Motor Listrik Honda EM1 Unjuk Gigi di Jakarta Fair 2023
Photo : TrenOto

Honda sendiri tengah menghadapi tantangan dari beragam merek elektrifikasi terkhusus di daerah lokal. Namun mereka optimis mampu bersaing karena akan mengembangkan lebih banyak model serta metode pengisian daya swap.

Di Indonesia, Honda punya satu motor listrik yakni Honda EM1 e: yang meluncur di GIIAS 2023 dengan banderol Rp40 juta sampai Rp45 jutaan. 


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada