Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Guna mengejar target produksi 4 juta motor listrik per tahun dan 30 model baru, Honda investasi Rp52 triliun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda punya target menjual 4 juta motor listrik setiap tahun per 2030. Guna mengejar komitmen tersebut Honda investasi Rp52 triliun dan menyiapkan 30 model baru untuk konsumen.
Dalam sebuah konferesi pers disebutkan bahwa Honda juga akan membangun pabrik khusus dan menjaga harga motor listrik tetap terjangkau sehingga memenuhi target.
Daiki Mihara, Head of Honda Motorcycle Electrification Unit menyebut bahwa motor listrik memang semakin berkembang di wilayah India dan Asia Tenggara karena ada dukungan dari pemerintah.
“Kami meningkatkan target kami untuk memenuhi permintaan,” ujar Mihara dalam konferensi pers, dikutip dari Nikkei Asia, Kamis (30/11).
100 miliar yen pertama diinvestasikan pada 2021 – 2025 untuk penelitian dan pengembangan desain serta komponen motor listrik. Lalu pengembangan dilakukan untuk produk dan baterai.
Investasi tersebut juga mencakup pembangunan pabrik khusus motor listrik dengan total investasi 50 miliar yen, dapat memproduksi 1 juta unit setiap tahun. Dikatakan fasilitas itu mulai beroperasi 2027
Hanya saja belum diungkapkan lokasi di mana Honda bakal dirikan pabrik tersebut namun kemungkinan di kawasan India atau Asia Tenggara.
Honda berharap dapat mengurangi banderol motor listrik per 2030 dengan cara mengurangi komponen, mengoptimasi baterai dan meningkatkan efisiensi produksi. Sehingga dapat memudahkan beragam lapisan konsumen untuk pakai motor listrik.
“Banyak konsumen kami tinggal di negara berkembang dan menggunakan motor listrik untuk mobilitas. Jadi kami menargetkan kisaran harga yang paling ramah buat konsumen,” tegas Mihara.
Tentu ada tantangan dihadapi pabrikan. Karena motor listrik kemungkinan tidak akan sama menguntungkan dengan motor konvensional karena beberapa faktor seperti kapasitas produksi kecil dan biaya pengembangan mahal.
Honda sendiri tengah menghadapi tantangan dari beragam merek elektrifikasi terkhusus di daerah lokal. Namun mereka optimis mampu bersaing karena akan mengembangkan lebih banyak model serta metode pengisian daya swap.
Di Indonesia, Honda punya satu motor listrik yakni Honda EM1 e: yang meluncur di GIIAS 2023 dengan banderol Rp40 juta sampai Rp45 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan