Menyulap Honda Megapro Jadi Motor Trail XR 200, Makin Kalcer
27 Januari 2026, 17:42 WIB
Kegiatan motor trail yang rusak lingkungan mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak termasuk Ridwan Kamil
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kegiatan motor trail yang rusak lingkungan di kawasan Kampung Cai Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih mendapat banyak sorotan. Pasalnya para biker tersebut telah merusak lingkungan dan tanaman langka Bunga Rawa (syngonathus flavidulus).
Salah satu sorotan terbaru berasal dari Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat. Menurutnya bila panitia tidak profesional maka izin seharusnya ditolak sejak awal untuk menghindari terjadinya kejadian serupa di masa depan.
“Jika panitia penyelenggara acara tidak bisa memberi keyakinan kegiatan berlangsung profesional, sebaiknya jangan diizinkan oleh pengelola kawasan. Kelestarian alam lingkungan adalah hal utama dan harus tetap dijaga dalam kondisi apapun,” tegasnya dalam caption Instagram (09/03).
Tak hanya itu ia pun meminta agar panitia dan peserta bertanggung jawab atas perbuatannya. Salah satunya adalah dengan terlibat langsung mengembalikan kondisi lingkungan sekitar termasuk menanam kembali Bunga Rawa.
“Kepada panitia dan peserta sebaiknya gotong royong memperbaiki kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu Dadang Supriatna, Bupati Kabupaten Bandung mengecam kegiatan yang dilakukan oleh para pengguna motor trail tersebut. Bahkan menurutnya logo pemerintah Kabupaten Bandung dicatut tanpa izin.
“Tentunya, saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini. Panitia serta pihak pendukung terselenggaranya acara harus bertanggung jawab,” tegasnya (08/03).
Sementara itu Polresta Bandung menyatakan tengah menyelidiki kasus Bunga Rawa Edelweiss langka yang rusak diduga akibat adanya kegiatan motor trail di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kombes Pol Kusworo Wibowo, Kapolresta Bandung mengatakan pihaknya telah memeriksa enam saksi berkaitan dengan adanya kegiatan motor trail tersebut. Mereka terdiri dari panitia acara, pihak pengelola kawasan wisata, hingga pihak warga sekitar.
"Kami telah melakukan penyelidikan kepada saksi-saksi walaupun belum ada pihak korban melaporkan kerusakan. Hari ini kami sudah meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melihat ke lokasi," kata Kusworo (09/03).
Tak hanya itu, pihaknya masih menunggu penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung guna menentukan tingkat kerusakan yang terjadi. Ia juga menampik telah memberi izin atas terselenggaranya kegiatan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Januari 2026, 17:42 WIB
19 Juni 2025, 23:00 WIB
23 April 2025, 20:00 WIB
28 Januari 2025, 18:54 WIB
09 Desember 2024, 18:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda