Kawasaki Siapkan Motor Dua Tak Baru, Pakai Turbocharger
28 Januari 2025, 18:54 WIB
Kegiatan motor trail yang rusak lingkungan mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak termasuk Ridwan Kamil
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kegiatan motor trail yang rusak lingkungan di kawasan Kampung Cai Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih mendapat banyak sorotan. Pasalnya para biker tersebut telah merusak lingkungan dan tanaman langka Bunga Rawa (syngonathus flavidulus).
Salah satu sorotan terbaru berasal dari Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat. Menurutnya bila panitia tidak profesional maka izin seharusnya ditolak sejak awal untuk menghindari terjadinya kejadian serupa di masa depan.
“Jika panitia penyelenggara acara tidak bisa memberi keyakinan kegiatan berlangsung profesional, sebaiknya jangan diizinkan oleh pengelola kawasan. Kelestarian alam lingkungan adalah hal utama dan harus tetap dijaga dalam kondisi apapun,” tegasnya dalam caption Instagram (09/03).
Tak hanya itu ia pun meminta agar panitia dan peserta bertanggung jawab atas perbuatannya. Salah satunya adalah dengan terlibat langsung mengembalikan kondisi lingkungan sekitar termasuk menanam kembali Bunga Rawa.
“Kepada panitia dan peserta sebaiknya gotong royong memperbaiki kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu Dadang Supriatna, Bupati Kabupaten Bandung mengecam kegiatan yang dilakukan oleh para pengguna motor trail tersebut. Bahkan menurutnya logo pemerintah Kabupaten Bandung dicatut tanpa izin.
“Tentunya, saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini. Panitia serta pihak pendukung terselenggaranya acara harus bertanggung jawab,” tegasnya (08/03).
Sementara itu Polresta Bandung menyatakan tengah menyelidiki kasus Bunga Rawa Edelweiss langka yang rusak diduga akibat adanya kegiatan motor trail di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kombes Pol Kusworo Wibowo, Kapolresta Bandung mengatakan pihaknya telah memeriksa enam saksi berkaitan dengan adanya kegiatan motor trail tersebut. Mereka terdiri dari panitia acara, pihak pengelola kawasan wisata, hingga pihak warga sekitar.
"Kami telah melakukan penyelidikan kepada saksi-saksi walaupun belum ada pihak korban melaporkan kerusakan. Hari ini kami sudah meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melihat ke lokasi," kata Kusworo (09/03).
Tak hanya itu, pihaknya masih menunggu penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung guna menentukan tingkat kerusakan yang terjadi. Ia juga menampik telah memberi izin atas terselenggaranya kegiatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2025, 18:54 WIB
09 Desember 2024, 18:00 WIB
02 Juli 2023, 16:00 WIB
22 Juni 2023, 12:48 WIB
03 April 2023, 11:33 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik