Gova F600 Diperkenalkan, Pakai 2 Baterai Bisa Tempuh 120 Km

Gova F600 diperkenalkan dengan menggunakan 2 baterai sehingga jarak tempuh menjadi lebih jauh dibanding model lain

Gova F600 Diperkenalkan, Pakai 2 Baterai Bisa Tempuh 120 Km

TRENOTO – PT Kilats Energy Indonesia (Kilats) mengenalkan merek sepeda listrik baru yaitu Gova. Produk yang dijual nantinya akan menyesuaikan kebutuhan pelanggan di Indonesia.

Gova F600 diperkenalkan sebagai salah satu produk terbaru yang akan diluncurkan. Sepeda motor tersebut diklaim sudah dirancang sedemikian rupa agar menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia mulai dari desain performa hingga kenyamanan.

“Gova F600 memang masih prototype dan rencanya baru dijual pada kuartal keempat atau awal tahun depan. Saat ini masih mengembangkan agar bisa memperbanyak komponen lokal,” ungkap Devita, Representatif Kilats Energy Indonesia.

Photo : TrenOto

Gova F600 menghadirkan beragam keunggulan menarik, termasuk desainnya yang terkesan berbeda dibanding sepeda motor listrik pada umumnya. Tampilannya cukup sporti ditambah dengan dimensinya lebih panjang sehingga nyaman digunakan dua orang.

Model ini telah dilengkapi oleh motor 3000W yang mampu menghasilkan torsi 24Nm dan kecepatan tertingginya yaitu 70 km/jam. Gova F600 menggunakan dua buah baterai 72V20ah sehingga mampu digunakan untuk menempuh perjalanan 80 hingga 120 km.

Baca juga : Alasan Pentingnya Insentif untuk Konversi ke Kendaraan Listrik

“Dibatasinya kecepatan ini karena kami ingin mengejar jarak tempuh yang lebih jauh. Bila tidak dibatasi maka baterai akan lebih cepat habis dan memberi pengalaman berkedara kurang menyenangkan,” ungkap Vincent Yap, CEO Kilats.

Rencananya Gova F600 akan dirakit secara lokal di fasilitas perakitan di daerah Jawa Barat. Hal ini untuk mengejar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 40 persen di masa depan dan menekan biaya secara keseluruhan.

Meski belum menjelaskan secara detail, sepeda motor nantinya akan dijual dalam dua skema yaitu dengan atau tanpa baterai. Bila menggunakan baterai maka harganya dibanderol sekitar Rp30 jutaan.

Photo : TrenOto

Sementara bila membelinya tanpa baterai maka pelanggan bisa menghemat sekitar Rp10 jutaan karena harganya menjadi kurang dari Rp20 juta. Mereka kemudian dapat melakukan sewa baterai dengan biaya Rp300.000 per bulan.

“Sistem pertukaran baterai ini akan sangat membantu bagi para pengguna motor listrik. Karena pengguna bisa melakukan penggantian di lokasi yang sudah tersedia dan meningkatkan jarak tempuh,” tambah Vincent.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV