D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
Gova F600 diperkenalkan dengan menggunakan 2 baterai sehingga jarak tempuh menjadi lebih jauh dibanding model lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Kilats Energy Indonesia (Kilats) mengenalkan merek sepeda listrik baru yaitu Gova. Produk yang dijual nantinya akan menyesuaikan kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Gova F600 diperkenalkan sebagai salah satu produk terbaru yang akan diluncurkan. Sepeda motor tersebut diklaim sudah dirancang sedemikian rupa agar menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia mulai dari desain performa hingga kenyamanan.
“Gova F600 memang masih prototype dan rencanya baru dijual pada kuartal keempat atau awal tahun depan. Saat ini masih mengembangkan agar bisa memperbanyak komponen lokal,” ungkap Devita, Representatif Kilats Energy Indonesia.
Gova F600 menghadirkan beragam keunggulan menarik, termasuk desainnya yang terkesan berbeda dibanding sepeda motor listrik pada umumnya. Tampilannya cukup sporti ditambah dengan dimensinya lebih panjang sehingga nyaman digunakan dua orang.
Model ini telah dilengkapi oleh motor 3000W yang mampu menghasilkan torsi 24Nm dan kecepatan tertingginya yaitu 70 km/jam. Gova F600 menggunakan dua buah baterai 72V20ah sehingga mampu digunakan untuk menempuh perjalanan 80 hingga 120 km.
“Dibatasinya kecepatan ini karena kami ingin mengejar jarak tempuh yang lebih jauh. Bila tidak dibatasi maka baterai akan lebih cepat habis dan memberi pengalaman berkedara kurang menyenangkan,” ungkap Vincent Yap, CEO Kilats.
Rencananya Gova F600 akan dirakit secara lokal di fasilitas perakitan di daerah Jawa Barat. Hal ini untuk mengejar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 40 persen di masa depan dan menekan biaya secara keseluruhan.
Meski belum menjelaskan secara detail, sepeda motor nantinya akan dijual dalam dua skema yaitu dengan atau tanpa baterai. Bila menggunakan baterai maka harganya dibanderol sekitar Rp30 jutaan.
Sementara bila membelinya tanpa baterai maka pelanggan bisa menghemat sekitar Rp10 jutaan karena harganya menjadi kurang dari Rp20 juta. Mereka kemudian dapat melakukan sewa baterai dengan biaya Rp300.000 per bulan.
“Sistem pertukaran baterai ini akan sangat membantu bagi para pengguna motor listrik. Karena pengguna bisa melakukan penggantian di lokasi yang sudah tersedia dan meningkatkan jarak tempuh,” tambah Vincent.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran