Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
Gova F600 diperkenalkan dengan menggunakan 2 baterai sehingga jarak tempuh menjadi lebih jauh dibanding model lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Kilats Energy Indonesia (Kilats) mengenalkan merek sepeda listrik baru yaitu Gova. Produk yang dijual nantinya akan menyesuaikan kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Gova F600 diperkenalkan sebagai salah satu produk terbaru yang akan diluncurkan. Sepeda motor tersebut diklaim sudah dirancang sedemikian rupa agar menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia mulai dari desain performa hingga kenyamanan.
“Gova F600 memang masih prototype dan rencanya baru dijual pada kuartal keempat atau awal tahun depan. Saat ini masih mengembangkan agar bisa memperbanyak komponen lokal,” ungkap Devita, Representatif Kilats Energy Indonesia.
Gova F600 menghadirkan beragam keunggulan menarik, termasuk desainnya yang terkesan berbeda dibanding sepeda motor listrik pada umumnya. Tampilannya cukup sporti ditambah dengan dimensinya lebih panjang sehingga nyaman digunakan dua orang.
Model ini telah dilengkapi oleh motor 3000W yang mampu menghasilkan torsi 24Nm dan kecepatan tertingginya yaitu 70 km/jam. Gova F600 menggunakan dua buah baterai 72V20ah sehingga mampu digunakan untuk menempuh perjalanan 80 hingga 120 km.
“Dibatasinya kecepatan ini karena kami ingin mengejar jarak tempuh yang lebih jauh. Bila tidak dibatasi maka baterai akan lebih cepat habis dan memberi pengalaman berkedara kurang menyenangkan,” ungkap Vincent Yap, CEO Kilats.
Rencananya Gova F600 akan dirakit secara lokal di fasilitas perakitan di daerah Jawa Barat. Hal ini untuk mengejar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 40 persen di masa depan dan menekan biaya secara keseluruhan.
Meski belum menjelaskan secara detail, sepeda motor nantinya akan dijual dalam dua skema yaitu dengan atau tanpa baterai. Bila menggunakan baterai maka harganya dibanderol sekitar Rp30 jutaan.
Sementara bila membelinya tanpa baterai maka pelanggan bisa menghemat sekitar Rp10 jutaan karena harganya menjadi kurang dari Rp20 juta. Mereka kemudian dapat melakukan sewa baterai dengan biaya Rp300.000 per bulan.
“Sistem pertukaran baterai ini akan sangat membantu bagi para pengguna motor listrik. Karena pengguna bisa melakukan penggantian di lokasi yang sudah tersedia dan meningkatkan jarak tempuh,” tambah Vincent.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya