Perhatikan Hal Ini sebelum Perjalanan Jauh Pakai Mobil Listrik
04 April 2025, 12:00 WIB
Ada sejumlah alasan mengapa konversi ke kendaraan listrik juga harus mendapatkan insentif dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Insentif kendaraan listrik resmi diberikan oleh pemerintah. Ini akan mulai berlaku mulai 20 Maret 2023, setelah pedoman selesai dibuat.
Pemberian bantuan ini diharapkan bisa membantu percepatan elektrifikasi di Tanah Air, seperti disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia.
Belum diketahui pasti besaran insentif untuk mobil listrik, namun untuk sepeda motor bantuannya adalah Rp7 juta. Sepeda motor listrik hasil konversi juga akan mendapatkan hak serupa.
“Kami siap menyalurkan bantuan pemerintah untuk program konversi. Ada sedikit pembagian tugas, bantuan pemerintah untuk pembelian baru dilakukan Kementerian Perindustrian dan ESDM akan fokus pada konversi,” ucap Rida Mulyana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Meski begitu, Agus Taufik Mulyono selaku Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) berpendapat bahwa pemerintah sebaiknya memprioritaskan insentif konversi ke kendaraan listrik ketimbang insentif untuk pembelian unit baru.
Mengingat saat ini populasi kendaraan bermotor yang sudah cukup banyak saat ini mayoritasnya menggunakan BBM (bahan bakar minyak). Perlu mendapat perhatian serius lewat konversi, agar kendaraan listrik tidak malah menambah kemacetan di jalan.
“Konversi didahulukan, sambil berjalan diperbanyak mobil baru dan sepeda motor baru silakan,” ucap Agus seperti dikutip dari Antara, Kamis (09/03).
Selain insentif Agus memaparkan bahwa penting bagi pemerintah untuk memastikan pengembangan transportasi umum berbasis listrik serta jaringan rutenya.
“Kemudian masyarakat juga diimbau untuk naik kendaraan umum berbasis listrik karena nyaman dan tidak ada polusi. Semuanya berpindah ke sana (transportasi publik),” lanjut Agus.
Menjadi salah satu moda transportasi yang paling banyak dipakai masyarakat, Presiden RI Joko Widodo sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah bakal memprioritaskan bantuan untuk sepeda motor listrik.
“Tentu saja yang didahulukan akan motor dulu. Wong tadi yang mobil-mobil listrik saya tanya antri-nya ada yang setahun, ada yang 2 bulan, 6 bulan inden apalagi diberi insentif,” ucap Jokowi.
Diumumkan pada awal bulan ini, insentif untuk motor listrik mencapai Rp7 juta dengan rincian 200.000 unit pembelian dan 50.000 unit konversi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 April 2025, 12:00 WIB
04 April 2025, 06:00 WIB
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
Terkini
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan