Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Ada sejumlah alasan mengapa konversi ke kendaraan listrik juga harus mendapatkan insentif dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Insentif kendaraan listrik resmi diberikan oleh pemerintah. Ini akan mulai berlaku mulai 20 Maret 2023, setelah pedoman selesai dibuat.
Pemberian bantuan ini diharapkan bisa membantu percepatan elektrifikasi di Tanah Air, seperti disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia.
Belum diketahui pasti besaran insentif untuk mobil listrik, namun untuk sepeda motor bantuannya adalah Rp7 juta. Sepeda motor listrik hasil konversi juga akan mendapatkan hak serupa.
“Kami siap menyalurkan bantuan pemerintah untuk program konversi. Ada sedikit pembagian tugas, bantuan pemerintah untuk pembelian baru dilakukan Kementerian Perindustrian dan ESDM akan fokus pada konversi,” ucap Rida Mulyana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Meski begitu, Agus Taufik Mulyono selaku Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) berpendapat bahwa pemerintah sebaiknya memprioritaskan insentif konversi ke kendaraan listrik ketimbang insentif untuk pembelian unit baru.
Mengingat saat ini populasi kendaraan bermotor yang sudah cukup banyak saat ini mayoritasnya menggunakan BBM (bahan bakar minyak). Perlu mendapat perhatian serius lewat konversi, agar kendaraan listrik tidak malah menambah kemacetan di jalan.
“Konversi didahulukan, sambil berjalan diperbanyak mobil baru dan sepeda motor baru silakan,” ucap Agus seperti dikutip dari Antara, Kamis (09/03).
Selain insentif Agus memaparkan bahwa penting bagi pemerintah untuk memastikan pengembangan transportasi umum berbasis listrik serta jaringan rutenya.
“Kemudian masyarakat juga diimbau untuk naik kendaraan umum berbasis listrik karena nyaman dan tidak ada polusi. Semuanya berpindah ke sana (transportasi publik),” lanjut Agus.
Menjadi salah satu moda transportasi yang paling banyak dipakai masyarakat, Presiden RI Joko Widodo sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah bakal memprioritaskan bantuan untuk sepeda motor listrik.
“Tentu saja yang didahulukan akan motor dulu. Wong tadi yang mobil-mobil listrik saya tanya antri-nya ada yang setahun, ada yang 2 bulan, 6 bulan inden apalagi diberi insentif,” ucap Jokowi.
Diumumkan pada awal bulan ini, insentif untuk motor listrik mencapai Rp7 juta dengan rincian 200.000 unit pembelian dan 50.000 unit konversi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit