Wholesales Motor Baru Bertumbuh 1,6 Persen di Februari 2026
09 Maret 2026, 17:00 WIB
IMOS 2025 akan menyuguhkan berbagai program pembelian menarik guna meminimalisir fenomena rojali dan rohana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana) tengah merebak di Indonesia. Fenomena ini belakangan sering terjadi di sejumlah pameran.
Bahkan berpeluang ditemukan di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025 yang akan berlangsung di ICE BSD, Tangerang pada 24-28 September mendatang.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengaku telah menyiapkan langkah guna mengantisipasi rojali dan rohana pada pameran sepeda motor tersebut.
“Nanti kita lihat lah, karena kami sudah mensiasati hal itu dengan teman-teman agen pemegang merek,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI sekaligus Ketua Pelaksana IMOS 2025 di Jakarta, Rabu (10/09).
Sigit menjelaskan kalau mereka akan menghadirkan berbagai program menarik. Seperti diskon atau potongan harga.
Dengan begitu masyarakat tertarik membeli motor baru di IMOS 2025. Otomatis tren rojali serta rohana diharapkan dapat diminimalisir.
“Untuk tahun ini berharap jumlah pengunjung akan lebih besar dari tahun lalu, karena banyak promo yang kami tampilkan di acara IMOS,” tegas Sigit.
Kemudian Sigit menilai kalau pameran roda dua dan empat berbeda. Mengingat harga motor jauh lebih terjangkau.
Jadi dengan tambahan potongan harga di IMOS 2025, diharapkan fenomena tersebut dapat ditekan.
AISI tidak mau muluk-muluk dalam memasang target transaksi di IMOS 2025 nanti. Mereka hanya ingin menyamai pencapaian tahun sebelumnya.
"Untuk transaksi kami memasang target kurang lebih sama dengan tahun lalu (Rp 68 miliar),” Sigit menuturkan.
Menurut dia ada berbagai pertimbangan mengapa mereka tidak mau menaikkan jumlah transaksi di IMOS 2025.
Seperti melihat kondisi ekonomi di Tanah Air yang masih tertekan. Sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat.
Ia juga berharap IMOS 2025 mampu membawa dampak positif. Terkhusus untuk pasar kendaraan roda dua di dalam negeri.
"Harapannya dengan berbagai program ini bisa menggairahkan penjualan dan menarik minat konsumen,” tegas Sigit.
Sekadar mengingatkan, IMOS 2025 diikuti oleh 60 peserta. Terdiri dari pabrikan sepeda motor dan industri pendukung.
Tercatat ada 14 merek kendaraan roda dua yang berpartisipasi di IMOS 2025. Baik anggota AISI maupun non-anggota.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Deretan mobil mewah di Indonesia mencatatkan hasil penjualan retail yang positif sepanjang Februari 2026
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Sebelum mudik Lebaran 2026, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, beroperasi normal sebelum libur Lebaran
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 17 Maret 2026 bakal menjadi semakin penting menjelang arus mudik yang terjadi hari ini
16 Maret 2026, 19:00 WIB
Biasanya banyak masyarakat yang memboyong motor Honda setelah menerima gajian maupun THR dari perusahaan
16 Maret 2026, 17:08 WIB
BYD Atto menjadi mobil terlaris Februari 2026, unggul dibandingkan model-model Jepang seperti Honda Brio
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Salah satu hal yang harus diperhatikan ketika meninggalkan motor listrik saat mudik adalah tidak mematikan MCB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD mengungkap bahwa mudik menggunakan mobil listrik bakal lebih hemat ketimbang ICE hingga 40 persen