Durasi Panaskan Motor Injeksi, Tak Perlu Terlalu Lama

Memanaskan motor injeksi terlalu lama berdampak buruk, sebab bahan bakar yang digunakan jadi terbuang sia-sia

Durasi Panaskan Motor Injeksi, Tak Perlu Terlalu Lama
Satrio Adhy

KatadataOTO – Memanaskan mesin motor sebelum digunakan masih sering dilakukan sebagian masyarakat di Indonesia. Terutama bagi pemilik kendaraan dengan sistem injeksi.

Namun memanaskan motor injeksi tidak perlu terlalu lama. Berbeda sama kendaraan roda dua dengan sistem karburator.

Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati menjelaskan bahwa motor injeksi sudah dirancang dapat bekerja dengan baik tanpa perlu dipanaskan lama-lama.

“Sebenarnya cukup satu sampai lima menit saja,” ujar Wahyu dalam keterangan resmi Wahana Honda Motor, Senin (10/6).

Durasi yang Tepat Panaskan Motor Injeksi, Jangan Sampai Berlebih
Photo : Wahana Honda Motor

Menurutnya kebiasaan tersebut percuma jika sering dilakukan. Sehingga dia menyarankan hanya beberapa menit saja.

“Jika terlalu lama dipanaskan bakal percuma juga, karena bensin terbuang sia-sia,” Wahyu menambahkan.

Kemudian dampaknya adalah leher knalpot akan cepat menguning. Maka dapat mengurangi estetika kendaraan Anda ketika dipakai.

Meski begitu memanaskan motor injeksi memang diperlukan. Hal ini demi membuat oli mesin bersirkulasi sebelum digunakan.

Sehingga membantu melumasi komponen pada jantung pacu dengan maksimal. Jadi mesin dapat bekerja lebih halus dan irit bahan bakar.

“Asalkan saat dipanaskan mesin motor dalam kondisi langsam atau Idle. Tidak perlu digeber-geber,” tegas Wahyu.

Cara Merawat Motor Injeksi

Di sisi lain ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan motor injeksi. Penting dilakukan demi menjaga performa tetap maksimal, berikut rangkumannya.

  • Perhatikan Kondisi Aki

Cara merawat motor injeksi yang pertama ialah memperhatikan kondisi aki. Pasalnya menghidupkan mesin dan sistem pembakaran perlu menggunakan komponen satu ini.

Apabila kondisinya sudah menurun atau rusak, kendaraan tidak bisa hidup serta sistem pembakaran tak mampu bekerja optimal.

  • Perawatan Busi

Memperhatikan kondisi busi kendaraan merupakan hal wajib yang harus dilakukan secara rutin. Sebab part tersebut memiliki peran penting karena memantik api dalam proses pembakaran mesin.

Durasi yang Tepat Panaskan Motor Injeksi, Jangan Sampai Berlebih
Photo : Wahana Honda Motor
  • Ganti Oli Secara Teratur

Perawatan motor injeksi berikutnya adalah penggantian oli secara rutin. Paling ideal dilakukan ketika kendaraan telah menempuh jarak 1.000 kilometer.

Selain itu jangan lupa mengganti oli gear setiap 5.000 kilometer guna memaksimalkan kinerja khususnya matic.

  • Pemeriksaan ECU

ECU (Electronic Control Unit) merupakan otak dari pengoperasian mesin motor injeksi. Mulai takaran bahan bakar hingga buka atau tutup klep.

Apabila sistem ini mengalami gangguan, kinerja mesin secara keseluruhan juga tak bisa normal. Ketika servis, pemilik disarankan memeriksanya secara berkala agar tidak terjadi kerusakan yang berakibat fatal.


Terkini

mobil
Volvo EX90 Jadi SUV EV Flagship Pabrikan Yang Dipamerkan di GIIAS 2026

Rayakan 99 Tahun Volvo Tawarkan Lini Kendaraan Baru di GIIAS 2026

Jajaran kendaraan Volvo Dipamerkan di GIIAS 2026 Mulai Dari Plug-in Hybrid, EV Hingga Mild Hybrid dan EX90

mobil
GWM Ora 5 resmi diluncurkan GIIAS 2026

Debut Global GWM Ora 5 Curi Perhatian di GIIAS 2026

Selain luncurkan Ora 5, GWM juga lengkapi jajaran SUV lewat Tank 300 Sand Beige dan Tank 500 Black Warrior

mobil
Pertamina

Perawatan Berkala Jadi Kunci Menjaga Efisiensi Kendaraan Diesel

Buat kendaraan diesel, perawatan berkala berperan penting untuk membuat kinerja mesin optimal dan efisien

mobil
Mini

Mini Bawa Mobil Limited Edition di GIIAS 2026, Sultan Wajib Punya

Mini Indonesia coba menggoda para pencinta otomotif di GIIAS 2026 dengan menghadirkan dua seri terbatas

news
Pertamina

Strategi Pertamina Dorong Industri Otomotif Nasional di GIIAS 2026

Pertamina menghadirkan berbagai kegiatan agar masyarakat mengenal ekosistem digital mereka di GIIAS 2026

mobil
DFSK

DFSK E5 Plus Hadir di GIIAS 2026, Masuk 1.200 SPK pada Pre-Booking

DFSK E5 Plus ditawarkan dengan harga lebih murah Rp 20 juta untuk pembelian selama pameran otomotif GIIAS 2026

news
Farizon

Farizon Serahkan Super Van di GIIAS 2026, Jadi Andalan Komersial

Farizon Super Van diklaim mendapatkan sambutan positif, bahkan dipercaya jadi armada berbagai pelaku industri

mobil
Subaru

Subaru Outback Generasi Ketujuh Debut Asia Tenggara di GIIAS 2026

Subaru Outback dikembangkan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan kemampuan di berbagai medan