Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Aismoli menjelaskan akibat tidak ada kepastian subsidi motor listrik membuat masyarakat menunda pembelian
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kejelasan kapan subsidi motor listrik diberikan terus menjadi perbincangan. Hal itu karena disebut-sebut sudah membawa dampak bagi penjualan.
Seperti sedang dirasakan para anggota Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia), mereka mengaku peminat kendaraan roda dua setrum menurun setelah tidak ada bantuan dari pemerintah.
“Yang jelas sekarang industri banyak mengeluh. Sebab stok di 2024 masih berlimpah, terjadi over capacity dan kami boleh dikatakan tidak bisa menjual (motor listrik) dengan cepat,” kata Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO, Senin (13/1).
Budi menilai kalau sekarang banyak konsumen menunggu bantuan seperti di 2024. Sehingga membuat mereka menunda pembelian.
Alhasil maka penjualan para produsen pun cukup merosot. Kemudian stok yang ada menumpuk di gudang mereka.
“jadi penjualan boleh dikatakan sangat turun drastis. Jadi sebenarnya kepastian yang kita butuhkan sekarang,” tutur dia.
Sayang Budi tidak menjelaskan sejauh mana penurunan penjualan motor listrik di Tanah Air setelah bantuan pemerintah habis.
Namun yang pasti, Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri belum memutuskan kapan subsidi motor listrik diberikan. Lalu dalam bentuk apa nantinya diterima oleh masyarakat.
“Untuk sekarang industri sepeda motor listrik boleh dikatakan tidak banyak penjualan. Mau dibilang berhenti juga tetap ada penjualan tetapi tak banyak,” tegas Budi.
Aismoli pun berharap pemangku kebijakan segera memutuskan regulasi terkait subsidi untuk kendaraan roda dua setrum di 2025.
Sehingga masyarakat mau membelanjakan uangnya kembali. Dengan begitu stok para produsen bisa segera ludes.
Sebagai informasi, sebelumnya Budi mengungkapkan bahwa mereka bakal mendatangi kantor Kemenperin (Kementerian Perindustrian).
Hal ini demi mendorong serta meminta kepastian mengenai bantuan dari pemerintah kapan mau disalurkan juga dalam bentuk apa.
Dia menuturkan bahwa langkah tersebut bakal dilakukan pada minggu depan bersama para pengurus Aismoli.
Sekadar mengingatkan pada 2024 pemerintah mengucurkan bantuan dalam bentuk potongan harga Rp 7 juta buat setiap pembelian Honda EM1 e:, Alva Cervo dan lain-lain.
Ketentuan mengenai pemberian insentif kendaraan roda dua setrum sendiri tertuang dalam Permenperin atau Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit