Alva Ogah Pakai Skema Sewa Baterai Motor Listrik

Dianggap bisa membuat harga motor listrik jadi lebih murah, namun Alva ogah pakai skema sewa baterai

Alva Ogah Pakai Skema Sewa Baterai Motor Listrik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Ada sejumlah cara bisa dilakukan produsen untuk menekan harga motor listrik. Salah satunya adalah memberlakukan sistem sewa baterai.

Dengan begitu komponen penampung daya tersebut menjadi tanggung jawab produsen sepenuhnya. Pelanggan cukup membayar biaya berlangganan baterai.

Adapun banderol parts kendaraan listrik di atas masih terbilang mahal. Pada BEV (Battery Electric Vehicle) roda empat bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta.

Meski bisa jadi salah satu solusi, namun hingga sekarang Alva ogah pakai skema sewa baterai karena beberapa alasan.

Pabrik Alva Buka Kesempatan buat Pelajar SMK
Photo : Alva

Hal itu disampaikan oleh Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva. Ia menegaskan sekarang pihaknya belum ada rencana menerapkan sistem sewa baterai meski sudah diterapkan beberapa pabrik lain.

“Tidak ada pertimbangan. Kalaupun kita ke arah sana (sewa) kita hanya memikirkan pelanggan, apakah itu jadi sesuatu yang mereka butuhkan atau inginkan,” ucap Purbaja di Bintaro, Kamis (16/5).

Menurut Purbaja masih ada cara lain bisa dilakukan produsen agar harga motor listrik jadi lebih murah, tidak sebatas skema penyewaan baterai.

Namun ia tidak memungkiri bahwa mengeliminasi baterai dari motor listrik dapat menekan banderol secara keseluruhan.

“Apakah kita akan melakukan segera, menurut saya tidak. Tapi kita tidak pernah tahu,” kata Purbaja.

Untuk diketahui motor listrik Alva One dan Cervo sudah diproduksi lokal dan memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), sehingga menerima subsidi dari pemerintah.

Persentase TKDN Alva One ada di 44 persen, harga OTR Jabodetabek Rp 29,4 jutaan. Sedangkan TKDN Alva Cervo adalah 43 persen dan dijual ke konsumen di Rp 35,7 jutaan.

Sebagai perbandingan salah satu merek motor listrik yang dijual dengan sistem top up yang bisa dilakukan melalui aplikasi Swap adalah Smoot.

Intip Spesifikasi Alva One XP, Penyempurnaan dari Versi Lawas
Photo : KatadataOTO

Bicara biaya, buat kuota 200 km berlaku 30 hari dengan biaya Rp 40.000. Sedangkan kuota 400 km selama 60 hari bisa berlangganan seharga Rp 70.000.

Model Smoot Zuzu dan Smoot Tempur sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Dikurangi harga baterai, keduanya dijual seharga Rp 11 jutaan sampai Rp 12 jutaan.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Perang Iran Buat Ekspor Mobil Cina Melonjak, EV Jadi Pilihan

Ratusan ribu mobil Cina dikirimkan ke berbagai negara akibat meningkatnya permintaan imbas kenaikan harga BBM

mobil
Mobil Listrik

Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik

Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia

mobil
BYD

Krisis Energi, PM Thailand Pilih Pergi Naik BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid