Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
AISI nilai motor listrik belum dapat kepercayaan masyarakat untuk dijadikan andalan dalam bermobilitas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski populasinya meningkat tetapi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI menilai industri motor listrik menghadapi tantangan. Salah satunya adalah membuat konsumen di Tanah Air bisa percaya lalu menerimanya dengan baik.
Hal ini membuat jumlah penjualannya masih belum signifikan meski sudah diguyur insentif dari pemerintah.
“Kami mendukung untuk pertumbuhan motor listrik tapi memang penerimaan konsumennya masih belum terlalu cepat seperti di roda empat,” ungkap Johannes Loman, Ketua Umum AISI dilansir dari Antara.
Ada banyak faktor yang menyebabkan masyarakat sulit menjadikan motor listrik sebagai andalannya. Mulai dari jarak tempuh, lamanya waktu pengisian daya serta harga masih tinggi.
Padahal menurutnya motor merupakan kendaraan yang dipakai sebagai andalan masyarakat dalam bermobilitas.
“Jadi saya kira akan tumbuh tapi perlu waktu karena memang penerimaan dari konsumen itu sangat penting,” kata Johannes.
Meski demikian dia optimis bahwa dengan adanya peningkatan teknologi dan kenyamanan, segmen tersebut bisa tumbuh lebih cepat di masa depan.
Hanya saja sampai sekarang AISI masih belum memiliki anggota dari kalangan produsen motor listrik asal China. Namun beberapa anggota yang sejak lama bergabung juga mulai memasarkan produk elektrifikasi.
Dalam mendukung perkembangan kendaraan roda dua bertenaga listrik di Tanah Air, pemerintah sudah menyediakan program khusus untuk masyarakat. Dengan ini maka harga jualnya menjadi lebih terjangkau.
Namun berbeda dibandingkan mobil, program ini dibatasi hanya untuk beberapa unit saja. Pada 3 Oktober 2024, setidaknya sudah ada 38.870 kendaraan roda dua tersalurkan ke masyarakat.
Sementara itu masih ada 10.763 yang sudah terverifikasi dan 11.191 masih dalam proses pendaftaran.
Tingginya minat masyarakat terhadap program ini telah membuat pemerintah menambah kuota motor listrik subsidi. Jumlahnya pun cukup besar yaitu 10.700 unit dengan nilai sebesar Rp 75 miliar.
Sehingga total motor listrik yang diberikan insentif adalah 60.700 unit. Angka itu lebih besar ketimbang kuota tahun lalu sebanyak 50.000 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut