4 Perbedaan Honda EM1 e: Standar dengan Varian Plus

Terdapat empat perbedaan Honda EM1 e: varian standar dengan tipe Plus yang baru saja diluncurkan hari ini

4 Perbedaan Honda EM1 e: Standar dengan Varian Plus

KatadataOTO – PT AHM (Astra Honda Motor) akhirnya mengumumkan harga motor listrik Honda EM1 e:. Hal tersebut mereka lakukan di Cikarang, Jawa Barat pada Kamis (21/12).

Selain itu manufaktur asal Jepang turut meluncurkan varian baru dari produk mereka, yakni Honda EM1 e: Plus.

Menurut Thomas Wijaya selaku Executive Vice President PT AHM cara tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan roda dua setrum di Indonesia.

Simak 4 Perbedaan Honda EM1 e: Standar dengan Varian Plus,
Photo : KatadataOTO

Sehingga dirinya optimistis kalau Honda EM1 e: bisa diterima baik oleh masyarakat. Kemudian mampu memberi pengalaman berkendara berbeda kepada pelanggan setia.

"Kedua model ini sudah diproduksi di pabrik kami yang ada di Pegangsaan, Jakarta. Kita menghadirkan kualitas dan standar global buat memenuhi ekspektasi konsumen," ucap Thomas.

Kendati demikian terdapat perbedaan antara varian standar sama Honda EM1 e: Plus yang baru saja diluncurkan. Untuk itu tim KatadataOTO coba merangkumnya.

4 Perbedaan Honda EM1 e: Standar dengan Varian Plus

  1. Penambahan Aksesoris

Honda EM1 e: dihadirkan menggunakan aksesoris tambahan, yakni rear carrier. Hal itu guna memudahkan konsumen membawa barang tambahan.

Dengan begitu dapat memberi rasa nyaman lebih buat sang pemilik ketika memakai motor listrik Honda di jalan raya.

  1. Pilihan Warna

Perbedaan selanjutnya ada pada pilihan warna. Honda EM1 e: Plus ditawarkan dengan satu opsi kelir, yakni Excellent Matte Silver.

Sementara Honda EM1 e: standar lebih banyak. Mulai dari Innovative White, Smart Red sampai Intelligent Matte Black.

  1. Emblem

Membuat kendaraan setrum asal Jepang tampil beda selanjutnya adalah ada pada emblem. Logo di varian standar hanya Honda EM1 e: biasa.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang