Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Motor listrik gesits akan diekspor ke Senegal berkat dukungan dari berbagai pihak khususnya Duta Besar Indonesia untuk Dakar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sepeda Motor listrik Gesits mulai diekspor ke Senegal sebanyak satu kontainer akhir pekan lalu (16/10). Ekspor perdana motor listrik buatan dalam negeri tersebut, dilakukan setelah menjalani proses peluncuran pada Juni 2021.
Bertempat di pabrik WIMA (Wika Industri Manufaktur) di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, seremonial acara disaksikan beberapa pejabat.
“Ekspor Gesits ke Senegal ini akan membuka pasar ke negara-negara di sekitarnya. Senegal merupakan negara paling stabil secara politik di kawasan dan pintu masuk negara lainnya,” ucap Dindin, Wahyudin, Duta Besar RI Dakar.
Sepeda motor Gesits telah diluncurkan di Senegal pada Juni 2021. Ekspor ini merupakan buntut dari peluncuran motor listrik buatan Indonesia di sana.
“Ekspor perdana motor listrik Gesits ini adalah suatu bukti nyata bahwa kualitas produk yang lahir dari anak bangsa Indonesia. Hal ini juga membuktikan bahwa Gesits adalah suatu produk yang unggul dan berkualitas dikelasnya,” kata M Samyarto, Direktur Utama WIMA.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa ekspor sepeda motor listrik Gesits berkat adanya dukungan dari berbagai pihak. Popularitas Gesits di kawasan Afrika Barat khususnya, terdapat banyak andil dari Kedutaan Besar RI di Dakar.
Dukungan ini juga dikatakan selaras dengan program BUMN Go-Global. Artinya diplomasi ekonomi untuk menembus pasar prospektif cukup berhasil sejauh ini.
Motor listrik Gesits di Senegal nantinya akan dimanfaatkan KBRI Dakar, pada acara pameran dagang terbesar di sana (FIDAK). Pameran dagang ini dikatakan tidak hanya didatangi oleh masyarakat Senegal, namun juga potensial buyers dari negara lain di Afrika Barat.
Gesits dikatakan telah melalui rangkaian proses riset, uji coba dan produksi konstruktif. Motor ini dikatakan merupakan kendaraan roda dua bertenaga listrik pertama buatan anak negeri.
Motor ini sendiri diklaim telah mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT). Sehingga Gesits layak untuk digunakan masyarakat umum dan bisa memiliki surat-surat lengkap seperti layaknya motor bensin.
Motor listrik Gesits memiliki 162 komponen dengan 85 persen komponen diproduksi di Tanah Air. Adapun pemasoknya disebutkan mencapai 24 perusahaan dan 5 diantaranya BUMN.
Nilai Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Gesits saat ini sebesar 46.73 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota