Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Modifikasi mobil simpel dan tetap nyaman banyak digunakan oleh para pemilik kendaraan di Tanah Air belakangan ini
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Modifikasi mobil merupakan salah satu cara untuk membuat tampilan berbeda dari lainnya. Berbekal perbedaan pemiliknya bisa lebih percaya diri ketika mengemudikannya.
Cukup banyak langkah yang bisa dilakukan untuk membuat kendaraan tampak lebih istimewa. Modifikasi mobil simpel namun tetap nyaman digunakan banyak dipilih konsumen belakangan ini.
Pelek sendiri memiliki banyak pilihan desain mulai dari berbagai merek terkenal. Tidak hanya itu, toko-toko rumah roda juga menghadirkan pelek tiruan merek terkenal hingga pelek dengan istilah TW.
Adapun pelek dibuat berbagai macam bahan dasar. Penggunaan material akan berpengaruh pada bobot dan tentunya harga yang ditawarkan.
Jenis tersebut cukup populer di kalangan pencinta otomotif di Tanah Air. Alumunium dikenal memiliki ketahanan cukup baik dan bobot lebih ringan.
Meskipun tidak sepopuler alumunium, namun magnesium juga mulai digemari para pelaku modifikasi. Pelek magnesium mempunyai bobot dan ketahanan lebih baik dibandingkan alumunium.
Sayang karena kualitasnya terbilang baik, sehingga banderolnya pun cukup tinggi di pasaran. Sehingga tidak semua pemilik mobil bisa memilikinya dan kebanyakan hanya digunakan pada ajang balapan saja.
Pelek jenis ini merupakan kasta tertinggi dari dua lainnya. Materialnya dikenal kokoh dan ekstra ringan sehingga banyak digunakan supercar berbanderol luar biasa.
Selain pilihan jenis material pembuatan, produsen rumah roda kini bersaing dengan teknik pembuatan. Masing-masing teknik memiliki keunggulan sehingga menguntungkan konsumen.
Teknik pertama adalah casting yang membuat pelek dengan cara menuang bahan dasarnya pada cetakan. Disebutkan bahwa teknik tersebut lebih cepat dan banderolnya juga terjangkau.
Lalu ada teknik flow forming mirip dengan casting, namun diklaim hasilnya lebih kuat dan ringan. Pelek jenis ini banyak digunakan mobil-mobil buatan Jepang.
Kemudian ada Forging atau forged disebut paling kuat dibandingkan dua lainnya di atas. Berawal dari blok material padat yang dipanaskan lalu dibentuk sesuai desain.
Belakangan di Indonesia bermunculan model-model pelek dan menarik. Sedangkan tren nan tengah berkembang saat ini adalah simpel dan proper.
Untuk memodifikasi mobil, penggunaan pelek sebaiknya tidak terlalu besar. Pemilihan disesuaikan kebutuhan sehingga tidak mengganggu kenyamanan dan pengendara lainnya.
"Jika ingin menurunkan ketinggian mobil bisa dengan memasang lowering kit agar kendaraan tampil lebih ceper dan masih enak dilihat. Tapi, yang perlu diingat jangan sampai terlalu ceper. Karena akan mengganggu performa dan kenyamanan saat berkendara," ucap Haruns Maharbina, Brand ambassador HSR.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya