SRV Indonesia Luncurkan Pelindung Bemper Berbahan Besi

SRV Indonesia meluncurkan pelindung bemper mobil berbahan besi yang diklaim sesuai standar Jepang yakni SHPC

SRV Indonesia Luncurkan Pelindung Bemper Berbahan Besi

TRENOTO – SRV Indonesia menjawab kebutuhan para pengguna mobil di Tanah Air akan keamanan tunggangannya. Hal ini ditandai dengan meluncurkan pelindung bemper berbahan besi.

Tidak hanya mampu melindungi bodi kendaraan dari benturan. Aksesori tersebut membuat tampilan unit menjadi lebih sporti dan tangguh.

Perangkat di atas diklaim sangat cocok untuk para petualang yang kerap melakukan blusukan ke daerah terpencil. Adapun bentuk produk dibuat dengan desain menarik sehingga meningkatkan rasa percaya diri.

SRV Indonesia
Photo : Istimewa

“PT Menara Cipta Metalindo mencoba menghadirkan brand SRV sebagai aksesori mobil penumpang maupun untuk kegiatan petualangan,” kata Arvitanaya Hanadi, Director MCM melalui siaran pers (11/10).

Menurutnya hingga saat ini SRV Indonesia baru memiliki dua produk unggulan yakni Rear Bumper Guard dan Bumper Model Offroad. Sedangkan kedua ditawarkan untuk berbagai jenis mobil.

Diyakini bahwa SRV Indonesia bakal meluncurkan produk inovatif lainnya meliputi Tyre Hanger, Roof Rack, Bike Carrier, Winch Bracket, JerryCan Carrier, Foot Step dan Under Protector.

Aksesori bermerek SRV Indonesia dikembangkan untuk meminimalisir mobil dari benturan yang merusak bodi. Seperti diketahui bahwa kerusakan bodi di jalan maupun saat berpetualang sulit untuk dihindari.

“SRV menggunakan pelat besi SPHC (Steel Plate Hot Rolled Coiled). Kami menyediakan variasi ketebalan berbeda mulai dari 1.6 mm, 3.2 mm, 4.5 mm dan 6.0 mm,” R H Prasetio, GM Operation MCM.

Ia menjelaskan bahwa SPHC merupakan standar Jepang untuk baja ringan. Pelat besi tersebut biasa digunakan dalam industri alat berat.

SPHC dikenal memiliki keunggulan dalam hal kekuatan. Terutama jika dibandingkan besi hollow di pasaran pada umumnya.

Ciri khas besi SPHC adalah warna hitam atau cenderung gelap. Sehingga dengan mudah untuk dibedakan dengan jenis lain.

SRV Indonesia
Photo : Istimewa

Lalu meskipun memiliki sifat keras dan tahan panas, namun SPHC diklaim mudah ditempa dan dibengkokkan (bending), juga bertahan dalam waktu lama. Produk tersebut mampu dibentuk sesuai dengan kebutuhan konsumen.

SRV Indonesia saat ini baru tersedia untuk Bumper Guard Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Triton, Honda BR-V, Daihatsu Rocky, Hyundai Creta, Hyundai Stargazer, Suzuki XL7, Suzuki Ertiga, Suzuki Jimny, Jeep Wrangler, dan Jeep CJ/TJ.

Disebutkan bahwa produk SRV Indonesia dipasarkan mulai dari Rp2 – Rp3 juta.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada