Modifikasi Audio Mobil LCGC Tak Perlu Mahal

Modifikasi audio mobil LCGC tidak perlu mengeluarkan dana berlebih asalkan beberapa komponen utama diganti

Modifikasi Audio Mobil LCGC Tak Perlu Mahal

KatadataOTO – Modifikasi audio mobil LCGC seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra rupanya tidak terlalu rumit. Pelanggan cukup mengganti beberapa komponen tapi hasil suara menjadi lebih baik.

Eddie Soesanto selaku pemilik Cartens Audio Jakarta mengatakan bahwa pemilik kendaraan cuma perlu ganti Two Way Speaker, Digital Sound Processor dan Underseat Subwoofer. Hasilnya diklaim cukup terasa dibanding sistem audio bawaan.

“Ini adalah modifikasi sederhana sehingga bisa dikerjakan dalam satu hari. Untuk biayanya sekitar Rp9 jutaan termasuk instalasi,” ungkap Eddie pada media (25/11).

Modifikasi Audio LCGC
Photo : Cartens Audio

Namun ia menegaskan bahwa perubahan tersebut berfokus pada penumpang depan. Sebab itulah penumpang belakang belum tentu ikut merasakan kualitas suara serupa.

Ditambah lagi modifikasi yang dilakukan tidak merusak desain mobil pelanggan. Seluruh komponen memiliki ukuran serupa dengan perangkat bawaan sehingga tinggal pasang.

“Sekarang memang modifikasi audio mengarah ke OEM Look jadi desain kendaraan tidak mengalami perubahan,” tambahnya.

Ia juga menyarankan untuk menambahkan peredam di beberapa bagian agar mendapat hasil lebih optimal.

“Peredam diletakkan di beberapa bagian seperti lantai, pintu dan atap. Harapannya noise dari luar bisa berkurang,” ungkap Eddie kemudian.

Biaya peredam pun beragam sesuai dengan jenis serta jumlah yang digunakan. Pemasangan membutuhkan waktu cukup lama sekitar satu hari karena ada beberapa bagian harus dibongkar.

Walau merupakan paket sederhana ia menjanjikan hasil suara optimal sesuai dengan standar. Terlebih workshop miliknya sudah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 dari Lembaga British Standard Institution.

Pencapaian ini menjadikan Cartens menjadi gerai audio mobil pertama di Indonesia yang memenuhi standar kualitas internasional.

Modifikasi Audio LCGC
Photo : Istimewa

“Untuk mendapatkannya pun tidak mudah karena kami harus diaudit terlebih dulu. Sempat tidak lulus namun kemudian kami perbaiki dan berhasil,” tambahnya kemudian.

Dengan ini maka seluruh pekerjaan yang dilakukan oleh para teknisi Cartens Audio harus melalui beragam pemeriksaan sebelum mobil diserahkan pada pelanggan. Selain itu bila terjadi ketidaksesuaian maka keluhan juga harus mengikuti SOP agar pekerjaan lebih optimal.


Terkini

mobil
Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator Tawarkan Mesin Kencang Namun Efisien

Mitsubishi Destinator memiliki performa yang selama ini diidam-idamkan para pengguna mobil harian di Tanah Air

mobil
Chery Siapkan MPV Listrik Pesaing Denza D9

Chery Siapkan MPV Listrik Pesaing Denza D9

MPV hasil kerja sama Chery dengan Huawei yakni V9 bakal dipasarkan di bawah merek Luxeed, jadi rival Denza D9

motor
Ardila Putri

Koleksi Kendaraan Arlida Putri, Ada Motor 250 CC

Berbeda dengan kebanyakan penyanyi, Arlida Putri justru dikenal memiliki ketertarikan pada motor ketimbang mobil

otopedia
GSrek Jakarta Chapter Tutup MMR 25 dengan Touring ke Sulawesi

Catat 6 Destinasi untuk Touring Motor saat Libur Nataru 2025-2026

Ada beragam tujuan touring motor yang bisa disambangi saat libur Nataru 2025-2026, seperti ke Ciwidey Bandung

mobil
Daihatsu Terios

Daihatsu Terios Berusia 17 Tahun Masih Setia Menemani Pemiliknya

Daihatsu Terios dimanfaatkan sebagai teman setia setiap perjalanan karena performanya yang bisa diandalkan

mobil
Forwot

Forwot Car of The Year 2025 Siap Digelar, Cari Mobil Terbaik

Forwot Car of The Year 2025 siap digelar dengan menilai lebih dari 50 mobil yang baru meluncur di Indonesia

mobil
BYD Permudah Konsumen Kredit, Bikin Perusahaan Leasing di 2026

BYD Bikin Gebrakan Baru, Bikin Perusahaan Leasing di 2026

Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri

mobil
Pabrik BYD Segera Rampung, Bakal Beroperasi Kuartal l 2026

Pabrik BYD Segera Rampung, Bakal Beroperasi Kuartal Pertama 2026

BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat